nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dubes RI untuk Finlandia Beberkan Alasan Tidak Adanya Pengibaran Bendera Merah Putih Usai Zohri Juara

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 13:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 13 43 1921873 dubes-ri-untuk-finlandia-beberkan-alasan-tidak-adanya-pengibaran-bendera-merah-putih-usai-zohri-juara-5P2hxTzfSV.jpeg Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri dan kru PB Pasi. (Foto: Istimewa)

TAMPERE – Duta Besar Indonesia untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman, memberikan pernyataan terkait tidak adanya prosesi pengibaran bendera Merah Putih ketika momen pengalungan medali juara dunia yang diberikan kepada Lalu Muhammad Zohri. Menurut penjelasannya, hal itu terjadi karena Finlandia melakukan proses pengibaran bendera itu dengan melalui digital.

Sebagaimana diketahui, ketika proses pemberian medali emas yang di lakukan oleh Federasi Atletik Dunia (IAAF) kepada Zohri di Tampere, Finlandia, Rabu 11 Juli 2018, tidak ada proses pengibaran bendera. Ternyata, Finlandia mengganti pengibaran bendera yang menang itu dengan melalui layar digital di lapangan tempat kejuaraan itu berlangsung.

Baca juga: Ini Alasan Telatnya Tim Official Indonesia Berikan Bendera kepada Zohri Usai Juara

Tidak hanya Indonesia, namun menurut penuturan Wiwiek, semua yang menang di sana itu juga tidak ada prosesi pengibaran bendera. Jadi hanya dari layar serta lagu kebangsaan saja yang dilakukan pada proses pengalungan medali emas kepada sang juara.

“Saat pengalungan medali juara dunia tidak akan ada proses pengibaran bendera Merah Putih karena semua dilakukan melalui digital. Negara-negara lain yang juara dunia juga tidak ada proses pengibaran bendera negaranya. Semua bendera digital yang ditayangkan,” ungkap Wiwiek, dalam pernyataannya yang didapatkan Okezone, Jumat (13/7/2018).

“Hanya lagu kebangsaan yang juara dunia, termasuk Indonesia Raya yang dikumandangkan di Stadion Tampere. Finlandia dan Estonoa memang merupakan negara digital. Pengecualian pelayanan non-digital hanya untuk permasalahan perkawinan, perceraian, dan pembelian rumah,” tambahnya.

Zohri memang langsung menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia karena secara luar biasa mampu keluar sebagai pemenang di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 dalam nomor 100 meter putra. Ia mencatatkan waktu 10,18 detik, atau 0,04 detik lebih cepat dari dua pesaing kuat asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini