Folger Ceritakan Rutinitasnya Setelah Undur Diri dari MotoGP

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 21:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 11 38 1921036 folger-ceritakan-rutinitasnya-setelah-undur-diri-dari-motogp-viwpxCUxvw.jpg Jonas Folger. (Foto: AFP)

MUHLDORF – Mantan pembalap Tim Yamaha Tech 3, Jonas Folger, menceritakan aktivitasnya selama tak ikut serta di ajang MotoGP 2018. Folger mengaku tetap menghabiskan waktunya untuk berkecimpung dalam dunia balap motor, meski tak sering.

Baru-baru ini, Folger bahkan menerima pekerjaan menjadi test rider untuk salah satu tim di Moto2, yakni Triumph Kalex. Dalam pekerjaannya tersebut, pembalap asal Jerman itu diminta untuk mengetes perangkat kendaraan Kalex agar menjadi lebih baik lagi.

Jonas Folger

(Jonas Folger. Foto: AFP)

Tentu saja, tawaran ini disambut baik oleh Folger. Sebab, selain bisa melampiaskan rasa rindunya dengan dunia balap, ia juga bisa memberikan kontribusi besar atas perkembangan motor suatu pabrikan. Folger pun merasa begitu senang setelah melakukan pekerjaan tersebut.

BACA JUGA: Folger Sulit Lupakan Duel Sengitnya dengan Marquez di MotoGP Jerman 2017

"Saya baru saja kembali ke Jerman. Saya telah melakukan perjalanan panjang melintasi Eropa. Saya melakukan uji coba kendaraan dengan orang-orang dari Kalex untuk melihat bagaimana kami harus mengganti sasis,” ujar Folger, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Rabu (11/7/2018).

Jonas Folger

(Jonas Folger. Foto: AFP)

“Mereka memiliki beberapa hal baru untuk diuji, termasuk elektronik. Saat ini, proyek Triumph masih muda, tetapi mereka membuat langkah besar. Di Brno, saya pergi bersama Alex Márquez. Dia duduk di Kalex dengan mesin Honda dan saya di mesin Triumph. Garis kami sangat berbeda. The Kalex Triumph lebih cenderung mendorong garis MotoGP,” lanjutnya.

“Anda langsung masuk ke sudut, kurang mengayuh kecepatan dan memilih garis sempit di pintu keluar. Mesin Triumph memiliki lebih banyak torsi dan Anda dapat bermain lebih banyak dengan elektronik. Itu akan mengurangi perbedaan antara kelas Moto2 dan MotoGP. Secara teknis, itu juga menjadi lebih menarik karena Anda memiliki lebih banyak pilihan. Persiapan untuk promosi MotoGP akan lebih baik,” tukas Folger.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini