nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tontowi/Liliyana Rasakan Keuntungan Menang Cepat atas Hafiz/Gloria di Indonesia Open 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 07 Juli 2018 17:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 07 40 1919328 tontowi-liliyana-rasakan-keuntungan-menang-cepat-atas-hafiz-gloria-di-indonesia-open-2018-PEPnbmZ7YW.jpg Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pasangan ganda campuran Merah Putih, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mengaku senang bisa mengalahkan rekan sendiri, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja di semifinal Indonesia Open 2018. Kemenangan mereka yang cukup cepat dengan skor 21-18 dan 21-8 sukses mengantarkan mereka tampil ke partai puncak hanya dalam waktu 30 menit.

Akan tetapi, Tontowi/Liliyana merasa diuntungkan dengan kemenangan cepat yang didapat mereka pada laga semifinal tersebut. Setidaknya ini bisa menjadi modal penting bagi fisik mereka untuk melakoni laga puncak yang bertajuk partai ulangan final Olimpiade 2016 melawan Chan Peng Soon/ Goh Liu Ying asal Malaysia.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: PBSI)

“Di game pertama sengit, kalau kami tidak fokus bisa lewat. Hafiz/Gloria banyak melakukan kesalahan sendiri di game kedua dan kami dapat poin mudah. Positifnya, kami tidak terlalu capek dan bisa jaga kondisi untuk final. Pastinya lawan lebih berat besok, mudah-mudahan kami mainnya lebih bagus lagi dari ini,” ungkap Liliyana, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (7/7/2018).

Baca juga Tontowi/Liliyana Melesat ke Final Indonesia Open 2018 Usai Menang Mudah atas Hafiz/Gloria

Meski sukses mengalahkan juniornya dalam singkat, Tontowi/Liliyana mengaku tidak mudah untuk bisa mengalahkan pasangan peringkat 13 dunia itu. Beruntung pada set kedua, Hafiz/Gloria banyak melakukan kesalahan sendiri yang sedikit memberikan angin segar bagi Tontowi/Liliyana.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Foto: PBSI)

“Seperti yang kami bilang ketemu teman sendiri itu lebih susah karena sudah tahu kelebihan dan kekurangan kami. Sebelum bertanding kami sudah ngobrol soal permainan dan kami bisa terapkan,” ucap Tontowi.

“Kami lihat mereka kurang tenang, enggak tahu terburu-buru atau apa, banyak kesalahan-kesalahan sendiri," tutup Owi –sapaan akrab Tontowi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini