nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hamilton Nilai Penalti Vettel di F1 GP Prancis 2018 Tidak Sesuai

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 13:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 25 37 1913671 hamilton-nilai-penalti-vettel-di-f1-gp-prancis-2018-tidak-sesuai-Zm9cG3THvQ.jpg Valtteri Bottas, Lewis Hamilton, dan Sebastian Vettel (Foto: Reuters)

LE CASTELLET – Pembalap Tim Mercedes, Lewis Hamilton menyebut penalti yang diberikan kepada Sebastian Vettel di Formula One (F1) GP Prancis 2018, Minggu 24 Juni 2018 malam WIB tidak sesuai dengan apa yang dilakukannya di lintasan balap. Pasalnya tabrakan yang melibatkan Vettel dan rekan setimHamilton yakni Valtteri Bottas sangatlah merugikan.

Hamilton menilai tabrakan yang disebabkan oleh pembalap Ferrari itu sangat merugikan kubu Mercedes. Sebab jika tidak ada tabrakan yang dilakukan Vettel, Mercedes memiliki kemungkinan untuk mendapatkan hasil sempurna di Sirkuit Paul Ricard, Prancis.

Sebastian Vettel (foto: Reuters)

Seperti diketahui, duo pembalap Mercedes yakni Hamilton dan Bottas start di garis terdepan dan siap mengunci poisisi dua besar di F1 GP Prancis 2018. Namun, Vettel yang start di tempat ketiga merusak segalanya ketika melakukan kesalahan di lap pertama tikungan pertama.

Baca juga Klasemen Sementara F1 2018 Usai GP Prancis

Hal tersebut membuat Bottas keluar dari lintasan dan menyebabkan kerugian yang sangat penting bagi Mercedes. Bottas pun pada akhirnya tetap melanjutkan balapan dan finis di tempat ketujuh. Sementara Vettel yang menjadi biang insiden itu diganjar penalti lima detik tapi tetap mampu finis di tempat kelima. Hal itu lah kemudian yang membuat Hamilton protes.

“Ini benar-benar mengecewakan bagi tim karena kami (Mercedes) memiliki kesempatan untuk finis kesatu dan kedua dan itu akan menjadi perasaan yang luar biasa, untuk mendapatkan posisi satu dan dua merupakan tujuan akhir,” ungkap Hamilton, mengutip dari Crash, Senin (25/6/2018).

Sebastian Vettel (foto: Reuters)

“Kami semua pergi ke tikungan pertama dengan kesulitan. Tetapi seseorang (Vettel) menghancurkan balapan Anda karena kesalahannya dan kemudian diizinkan kembali untuk membalap yang akhirnya menyelesaikan balapan di depan orang yang anda tabrak (Bottas),” tambahnya.

“Pada akhirnya Anda tidak boleh membiarkan hal tersebut. Tapi itulah keputusan (penalti) yang mereka buat,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini