nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jarvis: Tak Masalah jika Yamaha Tanpa Tim Satelit di MotoGP 2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 13 Juni 2018 04:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 12 38 1909660 jarvis-tak-masalah-jika-yamaha-tanpa-tim-satelit-di-motogp-2019-dognMnE6gs.jpg Yamaha terancam tanpa tim satelit di MotoGP 2019 (Foto: AFP)

LESMO – Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, memberikan komentar mengenai berapa besar peluang Yamaha memiliki tim satelit pada kejuaraan dunia MotoGP musim 2019. Jarvis pun mengaku bukan masalah besar, andai Yamaha tak memiliki tim satelit pada MotoGP 2019.

Sebagaimana diketahui, Tech 3 secara memang membuat sebuah keputusan mengejutkan pada akhir tahun lalu. Manajemen Tech 3 memutuskan untuk menyudahi kerja sama dengan Yamaha, dan memilih jadi tim satelit KTM pada MotoGP 2019.

Movistar Yamaha

Keputusan tersebut memaksa Yamaha pun mulai berburu tim untuk menjadi tim satelit mereka pada tahun depan. Sejauh ini hanya ada Marc VDS yang menjadi satu-satunya kandidat sebagai tim satelit Yamaha di MotoGP 2019.

Baca Juga: Rossi Catatkan Rekor Poin Terbanyak dalam Sejarah MotoGP

Akan tetapi hingga saat ini, belum ada kesepatakan yang terjadi antara Yamaha dengan Marc VDS. Situasi tersebut membuat banyak yang percaya bahwa Yamaha kemungkinan besar takkan memiliki tim satelit di MotoGP 2019.

Lin Jarvis

Jarvis pun mengaku Yamaha memang sangat berharap bisa menurunkan empat motor pada MotoGP 2019. Namun apabila memang situasinya tidak mendukung, Jarvis pun mengatakan Yamaha bakal tetap siap menyambut MotoGP 2019 walaupun tanpa memiliki tim satelit.

Baca Juga: Rossi Nilai Keputusan Lorenzo Pindah ke Honda Sangatlah Berani

“Kami harus tetap menunggu dan melihat perkembangan situasi mengenai rencana tim satelit ini. Marc VDS atau bukan, nanti bakal ketahuan jika memang sudah waktunya,” jelas Jarvis, seperti disadur dari MCN News, Rabu (13/6/2018).

“Yang jelas kami ingin punya empat motor, itu bukan rahasia. Tapi jika tak terwujud tahun depan, ini bukan akhir dunia. Tahun depan kami bisa turun dengan dua motor saja dan kembali mengevaluasi situasi,” tuntas pria asal Inggris tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini