Api Obor Asian Games 2018 Akan Singgah Ke Raja Ampat

Chanry Andrew S, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 12:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 08 43 1908181 api-obor-asean-games-2018-akan-singgah-ke-pulau-bahari-raja-ampat-CXtCxj5IcP.jpeg Obor Asian Games 2018 (Foto: Media Asian Games 2018)

WAISAI – Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, akan dipercaya sebagai lokasi persinggahan arak-arakan api obor Asian Games 2018. Pulau Bahari Raja Ampat akan jadi bagian dari rangkaian 50 kabupaten/kota di 16 provinsi di Indonesia yang akan dilalui obor Asian Games Juli 2018 mendatang.

Ketua Panitia Penyambutan Api Obor Asian Games 2018 tingkat Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo mengatakan, salah satu kabupaten yang akan disinggahi Obor Asian Games tersebut adalah Kabupaten Raja Ampat, di provinsi Papua Barat.

Menurut Yusdi terkait dengan persiapan panitia daerah di Raja Ampat, pihaknya telah melakukan serangkai rapat koordinasi baik dengan panitia pusat dan rapat koordinasi bersama stekholder di Raja Ampat untuk mendukung acara tersebut.

“Jadi kami di daerah sudah rapat dua kali dengan panitia pusat, (Inasgoc), terakhir tanggl 9 Mei 2018 kita ada rapat lagi, dan tadi pagi, Kamis (7/6/2018) juga kami ada rapat internal daerah dengan seluruh stakeholder untuk mendukung kegiatan api Asian Games itu di Raja Ampat, ”ungkap Yusdi Lamatenggo saat ditemui Okezone, di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) usai meninjau lokasi acara, Jumat (8/6/2018).

Lanjut Yusdi, dalam kegiatan tersebut ada dua lokasi yang akan di gunakan sebagai tempat pelaksanaan acara, diantaranya di Pantai Wisata Waisai Torang Cinta (WTC) dan di Pulau Pianemo. Nantinya api obor Asian Games 2018 akan di bawa ke puncak Pulau Pianemo yang akan di bawa oleh atlet nasional, Richard Sambera.

“Lokasi acara itu yang pertama di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) kemudian di Pianemo, itu lokasi acaranya, kemudian di Painemo itu, api obor Asian Games akan di bawah menuju puncak Pianemo oleh atlet nasional Richard Sambera,” jelas Yusdi.

Baca juga Indonesia Open Jadi Persiapan Pegolf Tanah Air Jelang Asian Games 2018

Api obor Asian Games 2018 tak hanya di bawa ke puncak Pulau Pianemo, namun juga akan di bawa menyelam dan berlayar dengan kapal perang suku Raja Ampat ke Pulau Pianemo. Hal ini juga menjadi catatan sejarah di mana hanya di Raja Ampat saja dari seluruh daerah di Indonesia yang disinggahi, api obor Aseian Games akan di bawa menyelam oleh peserta. Nadine Chandra Winata akan menjadi peserta utama yang akan membawa api obor Asian Games menyelam di perairan Raja Ampat.

Ada dua lokasi yang disiapakan untuk penyelaman api obor Asian Games tersebut. Kedua lokasi tersebut masing-masing Pulau Pianemo dan Kampung Wisata Arborek, dan terkait hal tersebut menurut Yusdi pihak panitia telah menyiapkan lokasi penyelaman.

“Kemudian, hanya di Raja Ampat saja dari seluruh kabupaten/kota yang disinggahi api obor Asian Games, masuk di dalam laut, nanti itu akan di bawah oleh Nadine Chandra Winata, dan kami sudah siapkan tempatnya, ada dua lokasi, yaitu kalau tidak di Pianemo, di Arborek untuk bawah laut, dan itu kita sudah siapkan semua, persiapannya sudah oke semua,” jelas Yusdi Lamantenggo yang juga merupakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat ini.

Yusdi menjelaskan, api obor Asian Games 2018 tersebut rencananya akan tiba di Bandara Waisai, Raja Ampat, setelah dibawa dari Mataram, NTB pada 24 Juli 2018 mendatang, melalui jalur udara. Dan akan bermalam di Waisai, Ibu kota Kabupaten Raja Ampat, api obor tersebut akan bermalam di kantor Bupati Raja Ampat.

Selama di Waisai, rombongan arak-arakan api obor Asein Games akan dijamu dengan berbagai acara di pantai wisata WTC. Diantaranya pesta rakyat dan acara hiburan lainnya yang memeriahkan acara tersebut.

“Jadi kemudian kan rencananya tiba di bandara Waisai, dari Mataram yah, pada tanggal 24 Juli 2018 mendatang, kemudian kita ke Pianemo, kemudian kita balik lagi di Waisai, di Waisai ada pesta rakyat, diantaranya pentas music tradisional Suling tambur, dan berbagai macam acara untuk memeriahkan acara tersebut, Kemudian malamnya api obor Asean Games akan bermalam di Raja Ampat tepatnya di kantor Bupati Raja Ampat,”Jelas Yusdi.

Asian Games (Foto: ANTARA)

Usai rangkaian acara di kabupaten Raja Ampat, api obor Asean Games akan di bawa menuju kota Makassar, Sulawesi Selatan melalui kota Sorong. Namun sebelum di bawa meninggalkan Waisai, ibu kota Raja Ampat, Api Obor Asean Games akan di arak keliling kota Waisai, diman akan diikuti oleh Gubernur dan Muspida Papua Barat, serta Bupati Raja Ampat dan seluruh jajaran.

“kemudian besoknya kembali ke Sorong, itu pasti ada lagi konvoi mengantar api obor Asean Games ke Sorong, itu pasti ada lari bersama, Bapak Gubernur Papua Barat dan Para Muspida dan Bupati Raja Ampat akan ikut konvoi lari bersama dengan obor tersebut di kota Waisai, kemudian api obor Asean Games di bawa kembali ke Sorong dan selanjutnya ke Makassar, Yang jelas kami di daerah terus melakukan berbagai persiapan untuk suksesnya acara tersebut. “Jelas Yusdi

Gelaran akbar Asian Games 2018 benar-benar menyita perhatian. Tidak hanya pertandingannya saja yang dinanti. Arak-Arakan obornya pun menjadi sorotan. Sebab, obor Asian Games akan dibawa ke sejumlah daerah. Termasuk menyambangi destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Runtutannya, 14 Juli 2018 api akan diambil dari Stadion Dhyan Chand di New Delhi, India oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA). Lalu diterbangkan menuju Yogyakarta pada 17 Juli. Di Yogya , Panitia Pelaksaan Asian Games 2018 (Inasgoc) juga akan mengambil api dari sumber api abadi di Mrapen, 18 Juli, untuk kemudian di bawa ke Candi Prambanan. Di Prambanan ini kedua api akan disatukan, sebagai tanda kesiapan Indonesia untuk menggelar Asian Games.

Rencananaya, arak-arakan api obor Asian Games ke 18 tahun 2018, akan melewati rangkaian 50 kabupaten/kota di 16 provinsi di Indonesia. Yang mana setelah tiba dari New Delhi India, api akan di awali dari Yogyakarta dan ke seluruh Indonesia.

"Tadinya hanya akan diarak di empat daerah penyelenggaran saja. Namun, karena adanya amanat dari Presiden RI untuk menggemakan Asian Games di daerah-daerah, maka kami akan gelar touch relay di sekitar 50 kabupaten/kota di 16 Provinsi. Api awalnya akan diambil dari India untuk kemudian nanti disatukan dengan api abadi di Mrapen, Jawa Tengah pada saat 'welcome dinner" bersama perwakilan Komite Olimpiade (NOC) negara-negara peserta di Prambanan pada 14 Juli mendatang," kata Direktur Ceremony Inasgoc, Herti purba kepada wartawan saat Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Pengarakan api obor (touch relay) 2018 belum lama ini.

Karena keterbatasan waktu, maka pihaknya baru akan bergerak 15 Juli mendatang. Mengingat waktunya sudah terpotong puasa dan libur bersama hari Raya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini