nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernat Ikut Kecam Aksi Brutal Marquez di MotoGP Italia 2018

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 23:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 38 1908425 pernat-ikut-kecam-aksi-brutal-marquez-di-motogp-italia-2018-DTRxBDdcQg.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez (Foto:MotoGP)

BOLOGNA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez gagal meraih poin saat melakoni balapan seri keenam di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu 3 Juni 2018. Pembalap asal Spanyol itu terjatuh saat memasuki tikungan di lap kelima. Meski mencoba untuk melanjutkan balapan, ia hanya mampu finis di urutan ke-16.

Kendati demikian, Marquez cukup menjadi sorotan pada balapan tersebut. Selain insiden yang menimpanya, rekan satu tim Dani Pedrosa itu juga mendapat kecaman atas tindakan yang ia lakukan pada pembalap Pramac Ducati, Danilo Petrucci.

Marc Marquez

Salah satu pengamat MotoGP, Carlo Pernat ikut memberikan komentarnya terkait hal tersebut. Menurutnya tindakan Marquez jelas membahayakan pembalap lain dan sangat merugikan Tim Pramac Ducati. Pernat pun menilai, pembalap Spanyol itu seharusnya menerima hukuman atas tindakan brutalnya di lintasan.

BACA JUGA: CEO Ducati Dorong Pramac Ajukan Protes atas Aksi Brutal Marquez di Italia

“Saya juga memiliki masalah dengan Race Direction ketika Marc membahayakan Petrucci. Saya pikir Marc pantas setidaknya di bawah penyelidikan. Petrucci yang punya peluang bertarung untuk podium tapi malah dipaksa untuk bermain mengejar ketertinggalannya dari pembalap lain,” ujar manager Andrea Iannone tersebut dilansir dari GPOne, Jumat (8/6/2018).

Marc Marquez

Juara dunia MotoGP itu memang terbukti melakukan manuver berbahaya sesaat setelah para pembalap meninggalkan garis start. Petrucci menjadi korban dari kelakuan Marquez tersebut. Akibatnya, Petrucci terpaksa melebar ke sisi lintasan. Hal tersebut membuat pembalap tuan rumah itu harus kehilangan tempat di posisi depan.

Kejadian pada lap pertama di Sirkuit Mugello tersebut tentu merugikan Pramac. Pasalnya, saat itu Petrucci sedang berada di posisi ketiga. Manuver berbahaya Marquez yang mencoba memaksa motornya memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi, mengakibatkan Petrucci melebar ke sisi kanan lintasan. Alhasil, posisi Petrux –sapaan akrab Petrucci– melorot ke urutan 10.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini