nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Ducati: Marquez Dihukum jika Bahayakan Rossi

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 15:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 05 38 1906836 bos-ducati-marquez-dihukum-jika-bahayakan-rossi-XzKLjMoyzX.jpg Valentino Rossi dan Marc Marquez (Foto: AFP)

MUGELLO – Balapan seri keenam MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, memang telah selesai dilaksanakan. Cukup banyak peristiwa yang menjadi sorotan pada balapan tersebut. Selain comeback gemilang Jorge Lorenzo bersama Ducati, ada satu hal lagi yang menjadi perbincangan. Hal itu ialah manuver berbahaya Marc Marquez (Repsol Honda) kepada rider Pramac Ducati, Danilo Petrucci.

Marquez memang terlihat melakukan tindakan yang sedikit berlebihan sesaat setelah para pembalap meninggalkan garis start. Start dari urutan keenam membuat pembalap berjuluk The Baby Alien itu langsung tancap gas untuk merebut posisi terdepan. Akan tetapi, usahanya tersebut justru membahayakan pembalap lain.

Marc Marquez

Danilo Petrucci (Pramac Ducati) hampir menjadi korban dari manuver berbahaya Marquez tersebut. Beruntung, Petrucci hanya melebar ke sisi luar lintasan. Akan tetapi, Marquez tidak mendapatkan hukuman akibat dari tindakannya tersebut. Hal itu yang membuat Paolo Ciabatti selaku Direktur Olahraga Ducati meradang.

BACA JUGA: Ciabatti: Marquez Hebat, tapi Kurang Miliki Rasa Hormat

Keputusan Race Director untuk tidak memberikan penalti pada Marquez membuat Ciabatti beranggapan, pembalap Repsol Honda tersebut baru akan dihukum jika membahayakan rider Movistar Yamaha Valentino Rossi. Seperti diketahui, pada balapan seri kedua di Argentina, kedua pembalap sempat terlibat insiden yang menyebabkan Marquez mendapat hukuman penalti selama 30 detik.

Marc Marquez

“Kami juga bingung kenapa dia tidak mendapat hukuman. Sepertinya penilaian dipengaruhi oleh siapa yang dirugikan pada insiden tersebut. Jika hal yang sama pada GP Italia tersebut terjadi pada Valentino Rossi, mungkin Marc (Marquez) akan berakhir dalam penyelidikan,” ujar Ciabatti seperti dilansir dari Tuttomotoriweb, Selasa (5/6/2018).

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini