nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut PON XX, Atlet Papua Fokus Latihan Fisik

Chanry Andrew S, Jurnalis · Minggu 20 Mei 2018 10:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 20 43 1900376 sambut-pon-xx-atlet-papu-fokus-latihan-fisik-3ihEpUFdbT.jpg Atlet Papua tengah berlatih jelang tampil di PON XX (Foto: Chanry Andrew/OKEZONE)

JAYAPURA – Para atlet Provinsi Papua yang masuk dalam proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua mendatang, sejak Sabtu 12 Mei 2018 hingga Jumat 18 Mei 2018 terus menjalani tes fisik umum yang digelar KONI Papua bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih.

Ketua Lab. FIK Uncen, Dr. Tri Setyo Guntoro, M.Kes menjelaskan, tes fisik umum terhadap atlet-atlet persiapan PON diikuti 461 atlet dari 32 cabang olahraga.

"Tes fisik umum ini adalah lanjutan setelah para atlet sebelumnya menjalani tes kesehatan beberapa waktu lalu," kata Tri Setyo Guntoro kepada Okezone, belum lama ini.

"Biasanya setelah tes fisik umum dilanjutkan tes mental atau psycho test dan tes parameter. Data fisik tes umum ini nanti dikembalikan kepada KONI untuk diserahkan kepada masing-masing pelatih tiap cabor. Semua pelatih maupun semua pelaku olahraga harus tahu hasil tes fisik umum ini seperti apa. Nanti setelah itu dilanjutkan tes parameter dari masing-masing pelatih, apa yang akan dites sesuai spesifikasi cabor bersangkutan untuk melihat kemampuan sesungguhnya dari tiap atlet." Jelas, Tri Setyo Guntoro

Tes fisik umum ini menurut Guntoro, meliputi 10 aspek atau item yang dicoba. Pertama atlet diukur nadi awalnya setelah itu masuk tes pertama pengukuran antropometri meliputi tinggi badan, berat badan, lemak tubuh dan indeks massa tubuh (IMT).

Atlet papua

Dilanjutkan kelentukan atau (flexibility) sit and reach. Kelincahan (agility) shuttle run (8X5 meter), kecepatan (speed) lari 30 meter, kekuatan (strenght) sit up (60 detik) - push up (60 detik) – back dynamometer - leg dynamometer - grip dynamometer, daya ledak (power) vertical jump atau tinggi raihan. Keseimbangan (balance) static balance, reaksi (reaction) whole body reaction, kapasitas vital paru (spirometer), dan daya tahan (endurance) multi stage fitnes test meliputi tingkatan - balikan dan VO2 Max.

"Memang sepuluh komponen ini tidak semuanya dijalani tiap cabor, namun mutlak diikuti para atlet," ujarnya.

Gunturo menambhakan pekan depan hasilnya sudah keluar dan Senin atau Selasa pekan depan sudah kami serahkan kepada KONI untuk ditindaklanjuti.

"Data kan sudah ada tinggal actioan atau aksi selanjutnya seperti apa itu tergantung KONI," katanya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini