nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta MotoGP Prancis, Nomor 1 Dominasi Pembalap Spanyol

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 15:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 17 38 1899475 5-fakta-motogp-prancis-nomor-1-dominasi-pembalap-spanyol-R66ZVAj3VA.jpg Marc Marquez dan Dani Pedrosa (Foto: AFP)

MOTOGP 2018 seri kelima akan segera berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada Minggu 20 Mei 2018 malam WIB. Para pembalap dan tim yang berkompetisi di kelas tertinggi ajang grand prix itu tentu ingin meraih hasil tertinggi untuk bisa menjadi bagian bersejarah di ajang balapan seri kelima MotoGP 2018 ini.

Sejak bergulirnya MotoGP pada 2002, banyak hal yang terjadi selama gelaran balapan yang berlangsung di negara beribukota Paris tersebut. Berikut lima fakta mengenai MotoGP Prancis era baru yang dimulai sejak 2002.

5. Marquez Jadi Pemenang Termuda

Pembalap yang kini berusia 25 tahun itu menjadi pemenang termuda ketika naik podium pertama di Prancis. Kemenangannya pada 2014 mencatatkan diri sebagai pembalap termuda yang meraih kemenangan di Sirkuit Le Mans sejak era MotoGP. Saat itu ia masih berusia 21 tahun.

Marc Marquez (Foto: AFP)

Catatan tersebut memecahkan rekor yang dimiliki Jorge Lorenzo yang memenangi MotoGP Prancis pada 2009. Kala itu ia meraih kemenangan saat masih berusia 22 tahun. Sementara pada musim lalu, Vinales mampu menyamai rekor Lorenzo yang memenangi MotoGP Prancis pada usia 22 tahun.

4. Yamaha Merajai

Tim Movistar Yamaha mampu merajai MotoGP Prancis sejak era MotoGP pada 2002. Tercatat mereka telah mengoleksi delapan kemenangan dan mengungguli Honda yang memiliki tujuh kemenangan. Delapan kemenangan yang diraih Yamaha di MotoGP Prancis didapat melalui tiga pembalapnya. Ketiga pembalap tersebut adalah Jorge Lorenzo (5), Valentino Rossi (3), dan Maverick Vinales (1).

Maverick Vinales (Foto: AFP)

Lima kemenangan yang diraih Lorenzo didapat pada 2009, 2010, 2012, 2015, dan 2016. Tiga kemenangan Rossi didapat pada 2005 dan 2008. Sedangkan satu milik Vinales diraih pada musim lalu yakni 2017.

3. Suzuki Mampu Runtuhkan Dominasi Yamaha dan Honda

Meski Yamaha tampil merajai di ajang MotoGP Prancis, tetapi dominasi juga dilakukan Honda. Jika Yamaha mengoleksi total kemenangan delapan kali, Honda meraih kemenangan tujuh kali. Dari 16 gelaran, berarti ada 15 titel yang sudah menjadi milik Honda dan Yamaha.

Chris Vermeulen (Foto: AFP)

Akan tetapi ada satu kemenangan yang tidak didapat dari kedua tim tersebut. Adalah pembalap dari Suzuki yang kala itu mampu meruntuhkan dominasi duo raksasa tim pabrikan MotoGP tersebut. Pembalap itu adalah Chris Vermeulen. Pembalap berpaspor Australia itu tercatat menjadi pemenang pada 2007.

2. Jorge Lorenzo Superior

Sejak era kelas MotoGP, pembalap berpaspor Spanyol ini menjadi yang terbanyak dalam mengumpulkan kemenangan di Sirkuit Le Mans, Prancis. Tercatat ia telah mengoleksi lima kemenangan yang didapat pada 2009, 2010, 2012, 2015, dan 2016.

Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

Lima kemenangan Lorenzo yang diraih di MotoGP saat masih membela Tim Movistar Yamaha. Namun, semenjak berpisah dari Yamaha pada 2017, pembalap berjuluk X-Fuera itu tak mampu berbicara banyak di Sirkuit Le Mans. Pada musim lalu, Lorenzo harus puas berada di posisi keenam bersama Ducati Corse.

1. Pembalap Spanyol Mendominasi

Meski balapan berlangsung di Prancis, tetapi pembalap Spanyol tampil mendominasi di Sirkuit Le Mans. Sejak 2002, ada 10 kali bendera Spanyol berkibar di podium puncak. Dari 10 kali tersebut, ada lima pembalap Spanyol yang meraih kemenangan di Prancis. Kelima pembalap tersebut adalah Sete Gibernau, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Marc Marquez, dan Maverick Vinales.

Dani Pedrosa (Foto: AFP)

Lorenzo memiliki raihan terbanyak dengan lima kemenangan. Sementara Gibernau telah memenangi dua kali balapan pada 2003 dan 2004. Sedangkan tiga kemenangan sisanya diraih tiga pembalap lainnya yakni Marc Marquez (2014), Dani Pedrosa (2013), dan Maverick Vinales (2017).

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini