Image

Smith Buka Peluang Gabung Tech 3 di MotoGP 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 04:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 17 38 1899225 smith-buka-peluang-gabung-tech-3-di-motogp-2019-OfougXQwM9.jpg Pembalap Tim Red Bull KTM, Bradley Smith. (Foto: MotoGP)

MUNDERFING – Pembalap Tim Red Bull KTM, Bradley Smith, mengaku masa depannya di MotoGP 2019 sampai sekarang belum jelas. Karena itu, ia pun kini tengah mencari tim yang kira-kira cocok dengan dirinya. Smith pun tak menampik bahwa dirinya juga mengincar posisi pembalap Tech 3.

Belum jelasnya masa depan Smith di gelaran MotoGP 2019 dikarenakan dirinya sudah dipastikan tak lagi membela KTM di musim depan. Hal tersebut terjadi karena KTM telah memiliki dua pembalap, Pol Espargaro dan rider baru mereka, yakni Johann Zarco.

Baca juga: Smith Jadi Pembalap KTM Tercepat Pada Tes Pasca Balap di Sirkuit Jerez

(Bradley Smith. Foto: MotoGP)

Kedatangan Zarco dari Yamaha Tech 3 lantas membuat posisi Smith pun terdepak dari KTM. Kini, Smith pun mengaku tengah mencari tim lain agar dapat terus berkarier di ajang MotoGP.

Santer dikabarkan Smith akan kembali merapat ke tim lamanya, yakni Tech 3. Pembalap berpaspor Inggris itu memang pernah membela tim tersebut pada MotoGP 2013 hingga 2016. Kenangannya bersama Tech 3 itu, membuat Smith semakin yakin dapat kembali ke tim tersebut.

“Saya memiliki kenangan yang hebat bersama Tech 3 dan mereka semua adalah orang hebat. Anda dapat melihatnya dengan apa yang terjadi pada Zarco, karena mereka dapat mengelola situasi dengan sangat baik,” ucap Smith, dikutip dari Motor Cycle News, Kamis (17/5/2018).

Smith pun mengaku sangat sulit untuk pergi dari KTM, namun hal tersebut harus ia terima karena keputusan tim asal Austria itu sudah tak dapat diganggu gugat. Ia senang pernah menjadi bagian dari KTM. Meski begitu, Smith akan segera memutuskan pilihan terbaik baginya.

Baca juga: KTM Cari Pembalap Muda untuk Tim Satelitnya pada MotoGP 2019

“Di sisi lain, ada kursi pembalap lain yang tersedia dan saya harus memutuskan apa yang terbaik bagi saya. Saya mengambil tantangan itu karena saya melihat KTM sebagai tim yang luar biasa. Akan tetapi, saya tahu bahwa butuh lebih dari dua tahun untuk memberikan mereka hasil. Mundur di saat seperti ini tampaknya sudah tidak mungkin,” tutup pembalap berusia 27 tahun itu.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini