nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jarvis: Zarco Dapat Saja Pindah ke Yamaha

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 21:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 38 1899119 jarvis-zarco-dapat-saja-pindah-ke-yamaha-aRf4UwKVcq.jpg Johann Zarco (Foto: Laman Resmi MotoGP)

LESMO – Bos Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengaku dapat saja merekrut Johann Zarco untuk mengarungi MotoGP 2019. Akan tetapi, hal itu dapat dilakukan jika pembalap Yamaha saat ini yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales tidak memperpanjang kontrak.

Penampilan impresif dari pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3 itu memang tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta MotoGP saat ini. Terlebih lagi pembalap berkebangsaan Prancis itu kini menempati peringkat kedua di klasemen sementara MotoGP 2018.

Johann Zarco (Foto: Laman Resmi MotoGP)

Zarco hanya kalah dari pembalap Tim Repsol Honda, yakni Marc Marquez, yang menempati peringkat pertama. Keberadaan nama Zarco di tangga kedua klasemen sementara musim ini telah menunjukkan kemampuan dari pembalap berusia 27 tersebut.

BACA JUGA: Ducati Fokus Perpanjang Kontrak Dovizioso

Menilik pada penampilan Zarco, Jarvis pun mengaku bisa saja untuk merekrut Zarco untuk menggantikan salah satu pembalap yang dimilikinya saat ini. Dengan penampilan yang seperti itu, maka penarikan Zarco bukanlah hal yang mengagetkan.

Akan tetapi, hal itu tidak akan terwujud dalam waktu dekat karena Zarco sendiri telah menyetujui untuk membela Tim KTM Red Bull pada MotoGP 2019. Selain itu, niatan Jarvis itu juga terhalang karena Vinales dan Rossi telah memperpanjang kontrak mereka, sehingga tidak ada slot untuk bagi Zarco.

Fenomena Zarco pada awal musim ini merupakan hasil dari hadirnya tim satelit di kancah MotoGP. Dengan hadirnya tim satelit, akan memfasilitasi pembalap-pembalap untuk mendapatkan motor yang tidak berbeda dari tim induknya.

Hal tersebut dialami oleh Zarco di Yamaha Tech 3, yang dapat mengendarai motor yang hampir sama seperti Rossi atau pun Vinales. Bahkan, penampilan pembalap berkebangsaan Prancis itu lebih baik daripada Rossi dan Vinales saat ini.

Johann Zarco (Foto: Laman Resmi MotoGP)

“Ada banyak alasan mengapa kami ingin terus memiliki tim satelit. Jika Anda memiliki empat motor di grid, maka Anda akan mendapatkan data dari dua mesin. Hal ini memberi kita kesempatan untuk membawa orang-orang muda ke MotoGP,” ungkap Jarvis, seperti yang diwartakan Tuttomotoriweb, Rabu (16/5/2018).

“Zarco adalah contoh yang bagus. Jika salah satu pengendara kami tidak resmi memperbarui kontrak, kami tentu akan menawarkan tempat kepada Johann (Zarco).  Tidak ada keragua sama sekali tentang hal itu,” tandas bos Yamaha tersebut.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini