Image

Pilih Gabung Ducati Tak Buat Hubungan Bagnaia dan Rossi Memburuk

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 09:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 16 38 1898807 pilih-gabung-ducati-tak-buat-hubungan-bagnaia-dan-rossi-memburuk-MXryNbcH9g.jpg Francesco Bagnaia (Foto: AFP)

BOLOGNA – Di mana Francesco Bagnaia bakal berlabuh pada kejuaraan dunia MotoGP musim 2019 memang sudah terjawab. Bagnaia memutuskan untuk menerima pinangan dari tim satelit Ducati, yakni Pramac Ducati.

Sebagaimana diketahui, Bagnaia memang sempat menjadi rebutan sejumlah tim dalam beberapa bulan terakhir. Penampilan menjanjikan dari Bagnaia di kelas Moto2 dalam dua musim terakhir menjadi alasan banyak tim yang berharap bisa mendapatkan jasanya.

Francesco Bagnaia

Ya, Bagnaia memang tampil luar biasa pada tahun perdananya berkarier di kelas Moto2 2017 dengan mampu menyudahi musim di urutan kelima. Sementara pada Moto2 2018, Bagnaia sukses memuncaki klasemen sementara dengan perolehan 73 poin.

Baca Juga:

Bagnaia sendiri sempat kencang diisukan bakal bergabung dengan tim satelit Yamaha, Monster Yamaha Tech 3. Terlebih sebagai lulusan akademi VR46, sudah sewajarnya Bagnaia memilih tim yang sama dengan mentornya, yaitu Valentino Rossi.

Akan tetapi perubahan kepimilikan Tech 3 dari Yamaha menuju KTM membuat Bagnaia akhirnya lebih memilih bergabung bersama Pramac Ducati. Keputusan Bagnaia memilih gabung Pramac Ducati, sempat memunculkan rumor retaknya hubungan antara dirinya dengan Rossi.

Rumor tersebut langsung dibantah mentah-mentah oleh Bagnaia sendiri beberapa saat lalu. Bahkan Bagnaia mengungkapkan bahwa Rossi sendiri yang menyarankan agar dirinya memilih bergabung dengan Tim Pramac Ducati.

Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi

“Saya dan Vale selalu memiliki waktu banyak untuk melakukan diskusi. Ia mengatakan bahwa keputusan berada di tangan saya. Ia juga mengatakan bahwa Ducati berkembang pesat, dan bisa jadi pilihan yang baik,” ungkap Bagnaia, seperti dikutip dari MCN News, Rabu (16/5/2018).

“Sebagai seorang pendatang baru harus belajar segalanya dengan cepat, dan mungkin dengan Yamaha bakal lebih mudah. Akan tetapi Vale bilang keputusan ada di tangan saya, dan hanya tanda tangan saat saya benar-benar sudah siap,” tutup pembalap berpaspor Italia tersebut.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini