nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pawai Obor Asian Games 2018 Dikawal 200 Ribu Personel Gabungan

ant, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 16:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 15 43 1898612 pawai-obor-asian-games-2018-dikawal-200-ribu-personel-gabungan-teaZQhd1EP.jpg Suasana parade Asian Games 2018. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

JAKARTA - Sebanyak 200 ribu personel gabungan dari TNI dan Kepolisian RI akan mengawal penyelenggaraan pawai obor Asian Games 2018 pada 15 Juli 2018 yang melewati 18 provinsi di Indonesia.

"Kami akan mengerahkan pasukan di 18 Polda yang terlintasi pawai obor itu. Untuk penyelenggaraan, kami akan menurunkan sekitar 36 ribu personel dari kepolisan. Pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games ada bantuan dari TNI sejumlah 50 ribu personel," kata Asisten Operasi Kapolri Irjen Deden Juhara dalam diskusi Rakyat Merdeka di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Deden yang juga menjabat sebagai Deputi IV Bidang Keamanan Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) itu mengatakan aparat keamanan akan lebih memperketat akses penyelenggaraan Asian Games. Hal itu termasuk lokasi-lokasi parkir kendaraan penonton.

BACA JUGA: Maskot Asian Games 2018 Ikut 'Mejeng' di Istana Negara

"Pemeriksaan harus dilakukan saat parkir karena sekarang pelaku teror berani menaruh bom di motor. Kami harapkan ada pemeriksaan kendaraan dan tas yang masuk lokasi, minimal berjarak lima meter," kata Deden.

Bhin Bhin, Atung, dan Kaka Meriahkan Parade Asian Games 2018 di Jakarta

Deden mengatakan pengamanan ketat saat upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 menyusul kehadiran sejumlah kepala negara dalam upacara pesta multicabang olahraga tertinggi di Asia itu.

"Kami akan membuktikan penanganan, termasuk lalu lintas saat Operasi Ketupat pada libur Lebaran 2018," kata Deden.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan pengamanan penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 sesuai dengan standar internasional yang telah ditetapkan Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Komite Paralimpiade Asia (APC).

"Saya sudah meminta kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) dan Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) untuk segera memberitahu OCA dan APC bahwa kondisi Indonesia terkendali dan aman karena aparat keamanan terus mengendalikan situasi," kata Menpora.

BACA JUGA: Puan Maharani Minta Venue Asian Games Selesai Tepat Waktu

Menpora mengakui sejumlah negara peserta Asian Games mendapatkan informasi terbatas terkait keamanan Indonesia. Hal itu menyusul peristiwa ledakan bom di Surabaya dan pengumuman peringatan diri bepergian ke Indonesia dari sejumlah negara.

Wapres Jusuf Kalla Lepas Peserta Parade Asian Games 2018

"Kami mengabarkan kepada seluruh atlet dan masyarakat, INASGOC dan INAPGOC sudah bersepakat untuk tidak mundur atau mengubah rencana dalam menyukseskan penyelenggaraan ini karena ada tindakan terorisme yang cukup mengkhawatirkan," kata Menpora.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini