Image

Posisi Owi/Butet di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2018 Digantikan 2 Pasangan Ini

ant, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 15 40 1898616 posisi-owi-butet-di-kejuaraan-dunia-bulu-tangkis-2018-digantikan-2-pasangan-ini-4eqMqMaQ8P.jpg Owi/Butet difokuskan di Asian Games 2018. (Foto: AFP/Andy Buchanan)

JAKARTA - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mencabut dua nama pasangan ganda campuran andalan Merah Putih, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto dari ajang Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2018. Kemudian, posisi kedua pasangan itu digantikan pemain lain.

Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Selasa (15/5/2018), Tontowi/Liliyana yang merupakan pasangan peringkat satu dunia dan akan difokuskan untuk berlaga di Asian Games 2018. Sementara itu  Praveen/Debby yang kini sudah dipisahkan, akan digantikan duet Praveen/Melati Daeva Oktavianti serta Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Indonesia Masters 2018: Tumbangkan Pasangan China, Tontowi/Liliyana Melaju ke Semifinal

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti menyatakan alasan pergantian tersebut, dikarenakan mepetnya waktu pelaksanaan Asian Games 2018 cabang bulu tangkis pada 18-29 Agustus dan Kejuaraan Dunia 2018 yang jatuh pada tanggal 30 Juli hingga 5 Agustus.

"Kami sudah berunding dengan para pelatih. Kami punya target, memang Tontowi/Liliyana kami persiapkan untuk Asian Games. Karena jarak waktu dari Kejuaraan Dunia ke Asian Games itu mepet dan jika melihat usia, mereka tidak mungkin mainnya diforsir," ujar Susy.

Berdasarkan peringkat pemain-pemain Indonesia di daftar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria berturut-turut berada di bawah Tontowi/Liliyana dan Praveen/Debby. Akan tetapi, lanjut Susy, jika ada slot, pihak federasi akan memasukan pasangan ganda campuran lainnya untuk berlaga di Nanjing, China, 30 Juli-5 Agustus 2018.

"Pemilihan ini juga karena kami juga mau memberi kesempatan kepada Hafiz/Gloria dan Praveen/Melati dan jika ada slot tambahan, kami persiapkan Ronald Alexander/Annisa Saufika. Sedangkan Debby yang kini berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi sudah dipastikan tidak akan berlaga di Kejuaraan Dunia 2018," tuturnya.

Akan tetapi, Susy juga belum bisa memastikan duet Ricky/Debby bisa lolos ke Asian Games 2018 karena federasi akan memantau terlebih dahulu kondisi, performa dan kebutuhan mereka seperti apa.

Dengan demikian, pertanyaan mengenai ganda campuran kedua di Asian Games masih belum bisa dipastikan oleh Susy untuk menambah daya gedor tempat pertama yang sudah pasti milik Tontowi/Liliyana dengan target untuk meraih emas.

ALL ENGLAND 2018: Praveen-Debby Menang 2 Game Langsung atas Ganda Campuran Taiwan

"Ganda campuran kedua belum ditentukan, kami masih mencari format terbaik. Ada beberapa pilihan, apakah Praveen/Debby, Praveen/Melati, Ricky/Debby atau Ronald/Debby. Kami akan memantau hasil di Malaysia Terbuka dulu," tutur Susy.

Sementara itu, di ganda putra, pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tetap akan berlaga di Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018 cabang bulu tangkis yang akan dilangsungkan di Jakarta walau jarak kedua turnamen cukup sempit.

"Pelatih yakin mereka konsisten dan fokus. Marcus/Kevin kan masih muda juga. Ini kesempatan buat mereka, kedua turnamen ini sama-sama penting, sayang untuk mereka lewatkan, apalagi mereka kan belum pernah juara dunia. Kami percaya dengan Marcus/Kevin yang profesional, bisa menjaga diri dan disiplin," tutur Susy.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini