Image

PBSI Pastikan Penyelengaraan Indonesian Open 2018 Bakal Berlangsung Aman

ant, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 06:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 40 1898337 pbsi-pastikan-penyelengaraan-indonesian-open-2018-bakal-berlangsung-aman-U5MfRbm71f.jpg Ilustrasi bulu tangkis (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meyakini turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2018 yang akan dihelat di Jakarta, 3 - 8 Juli, berlangsung aman.

Ketua Umum PBSI, Wiranto, di Jakarta, Senin, mengatakan, terkait dengan perhelatan ini pihak keamanan yang terdiri atas kepolisian dan TNI sudah diperintahkan untuk waspada dan mengamankan keadaan menyusul teror yang terjadi di Jawa Timur dalam dua hari ini.

"Event ini juga akan mendapatkan kemanan utama karena merupakan perhelatan tingkat dunia sehingga jangan sampai teroris mengganggu event yang sudah disiapkan ini," kata Wiranto selepas Konferensi Pers turnamen Indonesia Open 2018 di Jakarta.

Menurut Wiranto yang juga merupakan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Indonesia harus bersatu dan jangan sampai kalah oleh serangan teroris yang mengganggu kehidupan berbangsa termasuk olahraga.

Wiranto

(Menko Polhukam dan Ketum PB PBSI, Wiranto, Foto: ANTARA)

"Jadi saya harap masyarakat juga waspada dan bantu aparat keamanan bekerja secara optimal karena ini merupakan musuh bersama yang harus kita lawan sekuat tenaga, jangan sampai kalah oleh teroris," kata Wiranto.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka 2018 Achmad Budiharto menyatakan pihaknya meyakini kemanan saat perhelatan akan terjamin, pasalnya setiap kali PBSI menggelar turnamen mereka sudah memiliki suatu Standar Operasional (SOP).

"Bagaimana kami mengatur masalah keamanan. Dan itu pasti kami bekerja sama dengan petugas aparat. Kami sangat yakin meski kondisinya berbeda, tapi aparat Polri dan TNI sudah terlatih dengan kondisi ini sehingga kami sangat percaya event ini bisa berjalan dengan lancar dan selamat," kata Budiharto yang juga merupakan Sekretaris Jenderal PBSI tersebut.

Keamanan nasional memang menjadi perhatian luas setelah terjadi lima tragedi ledakan bom di Jawa Timur.

Pada Minggu 13 Mei 2018 pagi WIB ledakan menimpa tiga gereja di Kota Surabaya yakni Gereja GKI Jalan Diponegoro, Gereja Pantekosta Jalan Arjuno, serta Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya yang menewaskan 18 orang dan melukai puluhan jiwa.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB terjadi lagi ledakan di Rusunawa Blok B lantai 5 Kelurahan Wonocolo atau dekat dengan perbatasan Kota Surabaya, yaitu sekitar 9-10 kilometer arah barat lokasi ledakan di tiga lokasi gereja pada pagi harinya yang menyebabkan seorang pria penghuni kamar rusunawa di lantai 5 itu meninggal dunia.

Lalu pada Senin pagi ini, terjadi lagi ledakan bom yang bersumber dari penyerangan melalui kendaraan roda dua di depan Mapolrestabes Surabaya pada pukul 08.50 WIB dan ada 10 orang yang menjadi korban.

Turnamen bulu tangkis Indonesia Terbuka pada 3-8 Juli 2018 merupakan kompetisi bulu tangkis perorangan yang akan diikuti pebulu tangkis peringkat 32 terbaik di lima nomor yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Indonesia Open 2018 ini juga dipastikan menjadi kompetisi perorangan tepok bulu dengan hadiah yang terbesar untuk tahun ini dengan hadiah total 1,25 juta dolar AS atau sekitar Rp17,5 miliar, mengalahkan dua turnamen level Super 1.000 lainnya yakni All England (1 juta dolar AS) dan China Terbuka (1 juta dolar AS).

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini