nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBSI Targetkan Satu Gelar di Indonesia Open 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 19:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 14 40 1898240 pbsi-targetkan-satu-gelar-di-indonesia-open-2018-zBrbiffUwA.jpg Susy Susanti (Foto: Antara)

JAKARTA – Indonesia menargetkan satu gelar di ajang Indonesia Open 2018 Super 1000 yang akan berlangsung di Istora Senayan, 3-8 Juli 2018. Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti saat melakukan konferensi pers di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Meski saat ini Indonesia memiliki dua wakil yang menempati peringkat satu dunia, tetapi target tersebut dirasa realistis oleh Susy. Sebab dia tidak ingin membebani para pemain termasuk, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamlujo dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang saat ini duduk di posisi peringkat satu dunia.

Tetapi Susy enggan menyebutkan dari nomor yang akan diberikan satu target tersebut untuk merebut gelar di Indonesia Open 2018. Menurutnya semua nomor dan pemain memiliki kesempatan yang sama untuk bisa memenuhi target dari PBSI.

Baca juga Indonesia Open 2018 Jadi Ajang Persiapan Jelang Asian Games

“Tentunya kalau dibilang target maunya juara semua, khususnya Indonesia Open karena kita sebagai tuan rumah, kami harap paling tidak satu gelar lalu dari sektor mana saya tidak perlu menyebutkan. Pastinya semua atlet juga ingin meraih gelar juara di sini. Semua atlet mempunyai kesempatan yang sama,” ungkap Susy, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Indonesia Open 2018

Susy pun menilai para pesaing yang datang ke Indonesia Open 2018 tentu tidak boleh dianggap remeh. Sebab dengan peraturan BWF yang baru mengenai turnamen berlevel Super 1000, Indonesia Open 2018 tidak akan memainkan babak kualifikasi. Sehingga turnamen hanya akan diikuti oleh pemain berperingkat 1-32 dunia.

“Memang target rasional satu, kenapa? Karena yang hadir di sini adalah pemain-pemain top dunia, jadi (ranking) 1-32 harus hadir. Jadi ini merupakan satu target buat kita juga. Kita juga bisa menilai dan membandingkan dengan kekuatan-kekuatan lawan,” tambahnya.

“Saat ini persaiangan begitu ketat. Tentunya tidak berani asal bicara saja, target lima. Kami lihat realistis. Jadi peluang kita satu, yang lainnya tentunya saya memberi motivasi yang lebih kepada atlet-atlet lain untuk bisa berjuang lebih dan menghasilkan prestasi yang lebih,” lanjutnya.

Memang peluang terbaik Indonesia dimiliki pada nomor ganda putra dan campuran melalui Marcus/Kevin serta Tontowi/Lliliyana. Namun, ia tidak ingin mengecilkan nomor lain seperti ganda putri, tunggal putri dan putra.

Indonesia Open 2018

Sejatinya pada nomor tunggal putri, tidak ada pemain Indonesia yang menempati ranking di 32 besar. Namun, dalam daftar list yang akan berpartisipasi, sudah bisa dipastikan Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani akan ikut ambil bagian. Sebab, ada pemain yang berada di posisi 32 besar mundur dari Indonesia Open 2018.

“Tapi memang secara peluang ranking satu dunia saat ini ada di ganda putra dan campuran. Namun di ganda putri pun kemajuan terlihat, di mana mereka masuk 10 besar, tunggal putra juga sama. Tanpa mengecilkan tunggal putri, kami ada dua atlet Fitriani dan Gregoria (Mariska Tunjung) yang akan tampil (di Indonesia Open). Jadi kalau dibilang target ya satu gelar, mudah-mudahan bisa lebih dari itu,” tutupnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini