Image

Poncharal Tak Menyesal Rekrut Syahrin ke Tech3

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 07:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 14 38 1897908 poncharal-tak-menyesal-rekrut-syahrin-ke-tech3-YvChU76IPv.jpg Herve Poncharal (Foto: AFP)

JEREZ – Performa apik yang ditunjukkan pembalap anyar Tim Yamaha Tech3, Hafizh Syahrin, dalam kejuaraan MotoGP 2018 nyatanya membuat manajer mereka, Herve Poncharal, merasa puas. Tak ayal, Poncharal pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada CEO Sirkuit Sepang, Razlan Razali, yang telah mengenalkan Syahrin kepadanya.

Seperti diketahui, direkrutnya Syahrin ke dalam Tim Tech3 untuk musim balap MotoGP 2018 sebenarnya sesuatu yang mendadak. Hal tersebut tak lepas dari pembalap Tech3 sebelumnya, Jonas Folger, yang sedang menderita sakit, sehingga posisinya harus digantikan di dalam tim. Syahrin sendiri baru bergabung bersama Tech3 pada pengujung Januari 2018, usai para pembalap MotoGP melakukan tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.

(Baca juga: Marquez Sebut Yamaha Bakal Sangat Kehilangan Zarco)

Hafizh Syahrin vs Franco Morbidelli

Pada awalnya, banyak pihak yang meragukan kemampuan Syahrin di atas lintasan. Meski pada musim lalu, pembalap asal Malaysia itu berlaga di kelas Moto2, namun performa Syahrin tidak sementereng pembalap lainnya, semisal Franco Morbidelli, yang menjadi juara Moto2 2017, ataupun Thomas Luthi, yang menjadi runner-up.

Pada musim 2017, Syahrin hanya mampu finis di posisi ke-10 klasemen akhir Moto2. Kendati begitu, pada musim ini di kelas MotoGP, Syahrin terbukti mampu menunjukkan tajinya, dan kerap tampil lebih baik dari Morbidelli dan Luthi. Maka dari itu, Poncharal pun merasa puas atas performa Syahrin dan menganggap kalau pembalap anyarnya itu memiliki potensi besar.

“Berbicara ke Razlan, saya hanya menanyakan, ‘Bagaimana dengan Hafizh Syahrin?’ Dia mengatakan, ‘Dia memungkinkan,’ saya mengatakan, ‘Namun, dia telah terlibat dengan Anda di Moto2,’ dan dia mengatakan, ‘Mari lakukan.’ Saya berhutang kepadanya terima kasih yang banyak. Ketika kami melakukannya, ini menarik, namun kami tidak tahu. Ini bisa saja menjadi bencana,” ujar Poncharal, menyadur dari Crash, Senin (14/5/2018).

Hafizh Syahrin

“Pada akhirnya, ini menjadi keputusan yang benar-benar bagus. The Kid – saya memanggilnya The Kid – telah menjadi pria hebat. Anda tak bisa membayangkan betapa menyenangkan dan pintarnya dia. Dia seorang badut, namun tak bisa dipercaya, selera humornya. Dia pembalap yang bagus. Namun, Anda masih bisa merasakan dia belum matang. Dia masih harus dikembangkan, dipoles,” lanjutnya.

“Dia sudah balapan cukup lama. Namun, tahun lalu dia mengendarai skuternya di jalanan Kuala Lumpur. Dia tidak tahu. Kami memiliki sebuah misi besar jika kami bekerja dengannya karena dia tidak memiliki ide dalam banyak hal. Ketika Anda melihat itu dan hasilnya, kami pikir, kami bisa membantunya. Pria ini memiliki potensi yang kuat untuk menjadi pembalap nomor dua,” tukas Poncharal.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini