Image

Gubernur Sulawesi Utara Inginkan Atlet-Aletnya Raih Medali Emas di PON Papua 2020

ant, Jurnalis · Minggu 13 Mei 2018 09:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 13 43 1897601 gubernur-sulawesi-utara-inginkan-atlet-aletnya-raih-medali-emas-di-pon-papua-2020-3A3vUc3krK.jpg PON Papua 2020 (Foto: Antara)

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, menargetkan 20 medali emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Provinsi Papua tahun 2020 mendatang.

"Kita mempunyai 15 kabupaten dan kota, atlet di masing-masing daerah diharapkan dapat meraih satu medali emas, ditambah dengan lima medali emas dari provinsi," kata Olly di Manado, Sabtu 12 Mei 2018.

Menurut Olly target meraih sebanyak 20 medali emas di PON tersebut dianggap realistis bersamaan dilakukannya pembinaan atlet. Bahkan, atlet-atlet yang sekarang ini memperkuat provinsi lain, telah menyatakan kesiapannya untuk kembali memperkuat provinsi berpenduduk lebih dari 2,4 juta jiwa itu.

"Mereka sudah menghubungi saya untuk kembali memperkuat Sulut, ini komitmen yang bagus dan kami sangat mengapresiasinya," ujar Olly.

PON Papua (Foto: Okezone/Oris Riswan)

Cabang-cabang olahraga yang diharapkan mampu medulang medali emas, kata dia, yaitu anggar, atletik, bulutangkis serta renang.

BACA JUGA: Ibarsjah Djanu: Jatim Masih Terbaik pada PON Papua

"Kita berharap harapan-harapan ini mampu kita wujudkan di tahun 2020 mendatang," lanjut Gubernur Sulut tersebut.

Gubernur Sulut itu menjelaskan, pemerintah provinsi saat ini telah menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bidang olahraga sebesar Rp29,5 miliar untuk 15 kabupaten dan kota. Kota Manado mendapatkan dana hibah sebesar Rp10 miliar, Kabupaten Minahasa Rp5 miliar, Kota Bitung Rp2,5 miliar sedangkan 12 kabupaten dan kota masing-masing mendapatkan sebesar Rp1 miliar.

BKK untuk bidang infrastruktur olahraga yang telah digelontorkan ini diharapkan menggiatkan kembali pekan olahraga provinsi, menumbuhkan bibit-bibit atlet berprestasi, dan sebagai persiapan PON Papua mendatang.

Fasilitas olahraga yang dibangun itu sedianya juga menjadi sarana penunjang event-event besar yang akan diadakan, menunjang kepariwisataan dan terutama menjadi wadah interaksi antarmasyarakat.

"Selain membangun infrastruktur secara keseluruhan kita jangan lupa membangun mental, membangun interaksi karena sarana prasarana yang dibangun itu tempat terjadinya komunikasi antarmasyarakat sehingga menghindarkan sikap individualis dalam masyarakat kita," tandas Gubernur Sulut itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini