Image

Gagal Finis di 2 Balapan Terakhir, Rins Galau

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 01:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 13 38 1897807 gagal-finis-di-2-balapan-terakhir-rins-galau-HGm0uYzkSl.jpg Alex Rins (Foto: AFP)

HAMAMATSU – Kiprah salah satu pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins, di kejuaraan dunia MotoGP musim 2018 memang berjalan kurang impresif. Pasalnya dalam dua balapan terakhir, Rins gagal menyelesaikan balapan atau tepatnya pada seri Amerika Serikat dan Spanyol.

Total Rins sudah tiga kali gagal menyelesaikan balapan dari empat seri yang sudah berlalu. Prestasi terbaiknya adalah mampu meraih podium ketiga ketika melakoni balapan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo beberapa waktu lalu.

Alex Rins

Karena hasil itu, Rins pun terpaksa harus mendekam di posisi ke-12 pada klasemen sementara MotoGP 2018. Rins terpaut 54 poin dengan pembalap andalan Tim Repsol Honda, Marc Marquez, yang menghuni posisi teratas.

Baca Juga: Alex Rins: Saya Sudah Perbarui Kontrak dengan Suzuki

Hal tersebut membuat banyak orang semakin menaruh keraguan terhadap kapasitas Rins sebagai pembalap MotoGP. Bahkan banyak dari mereka yang menyarankan agar manajemen Tim Suzuki mendepak Rins pada akhir musim ini.

Mengetahui kondisi tersebut membuat Rins pun memberikan komentarnya beberapa saat lalu. Pembalap berpaspor Spanyol tersebut mengaku bingung lantaran dirinya kerap gagal menyelesaikan balapan, padahal Rins merasa tak ada masalah antara dirinya dengan sepeda motornya.

“Saya tidak mengetahui dengan pasti apa yang terjadi, saya hanya menyadari bahwa saya merasa baik dengan diri saya sendiri, begitu juga dengan performa sepeda motor,” jelas Rins, seperti dilaporkan oleh MCN News, Senin (14/5/2018).

Alex Rins

“Tapi sejak awal, saya sedikit kesulitan dengan bagian depan. Dan saya tidak memiliki perasaan yang sama seperti di latihan bebas keempat (ketika tampil di Sirkuit Jerez), tapi saya memiliki ritme yang baik,” sambungnya.

Baca Juga: Suzuki Yakin Kedua Pembalapnya Akan Tampil Baik di MotoGP Seri Spanyol

“Sulit untuk memahami apa yang terjadi, karena saat saya memperhatikan data, saya berada di garis yang sama, melakukan pengereman dengan intensitas yang sama, memiliki kecepatan yang sama, tapi masih kehilangan bagian depan,” tandas pembalap berusia 22 tahun itu.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini