nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Lakukan Pemetaaan Persaingan Asian Games 2018 Cabor Balap Sepeda

ant, Jurnalis · Minggu 06 Mei 2018 23:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 06 43 1895122 indonesia-lakukan-pemetaaan-persaingan-asian-games-2018-cabor-balap-sepeda-l2Xgcgc44P.jpg Balap Sepeda Downhill (Foto: Antara)

CEBU - Peta persaingan cabang balap Indonesia disiplin downhill terbaca di Kejuaraan Asia MTB 2018 di Danao City, Cebu, Filipina, 4-6 Mei 2018, mengingat pembalap Asia unggulan turun di kejuaraan tahunan ini.

"Ini calon lawan kita di Asian Games nanti. Sudah terbaca siapa saja yang harus diwaspadai. Sebenarnya setiap kejuaraan Asia mereka-mereka ini lawan kita," kata salah satu pembalap nasional, Hildan Afosma Katana, di Cebu, Filipina, Minggu (6/5/2018).

Pada Kejuaraan Asia MTB di Cebu, pebalap downhill Indonesia terutama putra memang belum bisa berbicara banyak mengingat harus terlempar di tiga besar. Masalah teknik seperti pecah ban menjadi kendala utama di kejuaraan di trek sepanjang 1.740 meter itu.

(Baca juga: Tim Balap Sepeda Downhill Dapat Pelajaran Berharga di Filipina)

Peraih medali emas SEA Games 2013 Myanmar itu mengaku salah satu pesaing terberat adalah sang juara Kejuaraan Asia MTB 2018 yaitu pebalap asal Taiwan, Sheng Shan Chiang. Pebalap ini dinilai sedang naik daun terutama di Asia.

"Kalau trek kayak di sini (Danao City) yang cenderung pedaling, dia (Sheng Shan Chiang) memang unggul. Dia memiliki endurance yang kuat karena dia sering turun di balapan enduro," kata pebalap asal Batu, Jawa Timur itu.

Selain pebalap Taiwan, rival selanjutnya adalah wakil Thailand, Suebsakun Sukchanya serta pebalap asal Jepang, Kazuki Shimizu yang di kejuaraan Asia Filipina menjadi yang terbaik kedua dan ketiga.

"Satu lagi. Barba Eleazar Jr (Filipina). Memang dia gak maksimal di sini karena cedera. Tapi kita harus tetap waspada di Asian Games nanti," kata pebalap Jawa Timur yang pada PON 2016 memperkuat kontingen Jawa Barat itu.

Hal sama dikatakan pebalap putra lainnya, Khoiful Mukhib. Pebalap asal Jepara, Jawa Tengah menilai persaingan di Asian Games tidak jauh beda dengan kejuaraan Asia dan yang membedakan hanya trek yang akan dilintasi. Untuk itu pihaknya berharap bisa segera mencoba trek di Subang, Jawa Barat.

Begitu di sektor putri. Pebalap Thailand Vipavee Deekaballes dan Siraphatson Chatkamnded bakal menjadi pesaing berat bagi dua andalan Indonesia, Tiara Andini Prastika dan Nining Porwaningsih. Kedua pebalap Negeri Gajah Putih ini menjadi yang terbaik di Kejuaraan Asia MTB 2018.

"Sama aja dengan putra. Di putri rivalnya juga itu-itu saja. Semoga kita bisa meraih hasil terbaik pada Asian Games 2018 nanti," kata pebalap putri Indonesia, Nining Porwaningsih saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari membenarkan jika persaingan tidak jauh beda dengan di Kejuaraan Asia MTB 2018 Filipina. Untuk itu pihaknya akan bergerak cepat untuk mempersiapkan tim dengan baik termasuk strategi pemenangannya.

"Di sini mereka bisa mengukur kekuatan calon lawan. Memang di downhill kondisinya berbeda-beda. Beda trek beda perlakukan dan hasil. Tapi, minimal hasil di sini bisa menjadi acuan persiapan para atlet," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, Asian Games 2018 merupakan tujuan utama persiapan atlet saat ini. Dengan waktu yang tersisa yaitu tiga bulan, pihaknya berharap persiapan dilakukan lebih maksimal mengingat kita menjadi tuan rumah sehingga harus lebih mengenal trek yang akan digunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini