nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

INASGOC Luncurkan Desain Medali Asian Games 2018

ant, Jurnalis · Kamis 03 Mei 2018 01:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 02 43 1893834 inasgoc-luncurkan-desain-medali-asian-games-2018-pCb4w5QYVd.jpg Ketua Inasgoc, Erick Thohir. (Foto: Antara)

JAKARTA – Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) akan meluncurkan desain medali Asian Games ke-18 pada 29 Juni menyusul sejumlah rangkaian kegiatan promosi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Kami akan menggelar parade Asian Games pada 13 Mei dan dilanjutkan peluncuran desain medali pada 29 Juni. Kami juga akan menggelar kegiatan lari bersama Asian Games pada 1 Juli," kata Ketua INASGOC Erick Thohir dalam diskusi Tempo di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Baca juga: Asian Games 2018, Sarana Promosi Indonesia di Mata Dunia

(Erick Thohir. Foto: Antara)

INASGOC, lanjut Erick, juga akan menggelar pawai obor mulai 15 Juli hingga 17 Agustus yang melewati 53 kabupaten dan kota di Indonesia.

"Kami bersama Badan Ekonomi Kreatif bekerja keras tentang untuk mewujudkan pembukaan dan penutupan yang sukses. Kami juga butuh dukungan masyarakat dan pemerintah," katanya.

Erick mengatakan siaran pertandingan Asian Games akan ditayangkan bahkan ke negara-negara Amerika Latin dan Eropa. "Kami akan menyiarkan melalui jaringan Internet di negara-negara yang tidak berpartisipasi seperti Belanda," katanya.

Indonesia juga akan memanfaatkan Asian Games 2018 sebagai ajang promosi nasional terkait pariwisata dan budaya yang berdampak pada ekonomi.

"Asian Games sekaligus akan menjadi kegiatan pemersatu bangsa. Kami harapkan ada dampak ekonomi, lapangan kerja, dan investasi, terutama pada industri olahraga," ujar Erick.

Baca juga: Tajikistan Ikut Kampanyekan Asian Games 2018

(Erick Thohir. Foto: Antara)

Erick mengatakan momentum Asian Games harus diraih bangsa Indonesia dan bukan negara lain menyusul biaya yang telah dikeluarkan Indonesia sebagai tuan rumah.

"Kalau nanti pemimpin Korea duduk bersama. Itu akan menjadi sorotan seluruh televisi dunia. Kami tidak ingin panggung Asian Games direbut negara lain," ujar Erick.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini