Image

4 Ganda Putra Dapat Tes Terakhir untuk Seleksi Skuad Piala Thomas 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 05:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 18 40 1887995 4-ganda-putra-dapat-tes-terakhir-untuk-seleksi-skuad-piala-thomas-2018-RbsqvY2VMK.JPG Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: PBSI)

JAKARTA – Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi, akan menantang empat pasangan Indonesia sebelum gelaran Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand pada Mei 2018. Keempat pasangan tersebut adalah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Angga Pratama/Riang Agung Saputro dan Berry Angriawan/Hardianto.

Keempat ganda putra tersebut akan mendapat penilaian terakhir di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia yang akan berlangsung di Wuhan, China pada 24-29 April 2018. Bukan perkara mudah bagi keempat pasangan tersebut, sebab spot tim ganda putra Indonesia di Piala Thomas akan diisi tiga pasangan saja.

Belum lagi satu dari tiga slot tersebut hampir dipastikan menjadi milik pasangan peringkat satu dunia yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Maka masih ada dua tempat tersisa yang harus diperebutkan oleh empat pasangan tersebut.

Baca juga Lee Chong Wei Persembahkan Emas di Commonwealth Games 2018 untuk Malaysia

(Mohammad Ahsan, Angga Pratama, Rian Agung Saputro, dan Hendra Setiawan. Foto: PBSI)

“Tes terakhir ada di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia. Turnamen ini jadi patokan akhir, bukan penentu ya, beda lho. Kalau penentu itu pasti, artinya siapa yang terbaik di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia itu pasti masuk tim, kalau patokan ya kami lihat lagi,” ungkap Herry, mengutip dari laman resmi PBSI, Rabu (18/4/2018).

“Penilaian ini sudah berjalan dari awal tahun, pada turnamen di Malaysia, Indonesia, India, Jerman, Inggris dan Kejuaraan Beregu Asia (Kualifikasi Piala Thomas & Uber 2018 Zona Asia) di Malaysia,” tambahnya.

Berkaca pada Kualifikasi Piala Thomas 2018, tim ganda putra Indonesia diisi oleh Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan, dan Angga/Rian. Kedua pasangan selain Marcus/Kevin itu memang menunjukkan kelasnya sebagai pemain senior yang mampu mengantarkan Indonesia keluar menjadi juara pada kompetisi tersebut.

(Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian. Foto: BWF)

Namun, performa Fajar/Rian dan Berry/Hardianto pada tahun ini juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Terutama bagi Fajar/Rian yang pada awal tahun ini mendapat gelar pertamanya di kelas Super 500. Pasangan peringkat 10 dunia itu sukses memenangkan Malaysia Masters 2018.

Memang jika berkaca pada peringkat dunia saat ini, ketiga pasangan yang tepat untuk mengisi posisi tim ganda putra Indonesia adalah Marcus/Kevin (1), Fajar/Rian (10), dan Berry/Hardianto (18). Tetapi pengalaman dua pasangan senior yakni Hendra/Ahsan dan Angga/Rian menjadi perhitungan tersendiri.

“Sampai saat ini saya terus mempersiapkan Hendra/Ahsan, penampilan mereka cukup baik di Kejuaraan Beregu Asia (Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2018 Zona Asia) lalu. Dalam team event, pengalaman mereka sebagai senior memang penting untuk tim,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini