Image

Crutchlow Disebut Pembalap Terbaik Britania Raya sejak Era Barry Sheene

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 18 April 2018 01:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 17 38 1887962 crutchlow-disebut-pembalap-terbaik-britania-raya-sejak-era-barry-sheene-isUxxiBveF.jpg Cal Crutchlow, Pembalap LCR Honda (Foto: Laman Resmi MotoGP)

MONTE CARLO – Penampilan gemilang yang ditunjukkan oleh pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, dalam dua seri awal MotoGP 2018, sontak membuat dirinya kini menjadi sorotan utama. Bahkan, salah satu media kenamaan dunia, The Guardian, tak segan memproklamirkan kalau Crutchlow merupakan pembalap terbaik yang dimiliki Britania Raya sejak era Barry Sheene.

Nama Crutchlow kini begitu menggaung lantaran ia merupakan pimpinan klasemen pembalap MotoGP 2018. Hal tersebut diraihnya setelah memenangkan balapan pada seri kedua MotoGP 2018 yang dilangsungkan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Pembalap 32 tahun itu mengoleksi 38 poin, unggul tiga angka atas pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, yang menduduki posisi kedua.

(Baca juga: Bos LCR Honda Minta Crutchlow Tak Cepat Berpuas Diri)

(Foto: Barry Sheene/AFP)

Meski menjadi pimpinan klasemen MotoGP terlihat sederhana, namun hal tersebut nyatanya bermakna besar bagi publik Britania Raya. Pasalnya, terakhir kali ada pembalap asal Britania Raya yang mampu menjadi pimpinan klasemen di kelas premier adalah pada 1979, yang mana dilakukan oleh Barry Sheene.

Sekadar diketahui, Sheene merupakan pembalap tersukses di ajang balap motor. Sepanjang kariernya, ia mampu sebanyak dua kali menjadi juara dunia di kelas premier, yakni pada musim 1976 dan 1977. Namun sayangnya, pada musim 1978, Sheene mulai mengalami penurunan  dan hanya bisa mengakhiri kejuaraan sebagai runner-up.

Sedangkan pada 1979, meski pada seri perdana Sheene mampu memenangkan balapan, tapi di akhir musim, pembalap kelahiran London itu hanya finis di tempat ketiga klasemen akhir. Terakhir kali Sheene memenangkan balapan adalah pada 1981 di Swedia, tetapi ia hanya bisa berada di posisi keempat klasemen akhir di musim tersebut.

Setelah era Sheene, para rider asal Britania Raya seolah kesulitan untuk meraih kejayaan. Pembalap Britania Raya pertama yang mampu menjadi juara balap motor grand prix adalah Danny Kent. Hal itu terjadi di musim 2015. Namun demikian, Kent hanya bisa menjadi juara di kelas Moto3, bukan premier seperti yang dilakukan Sheene.

(Foto: Cal Crutchlow/Laman MotoGP)

Selain Crutchlow, sebenarnya terdapat dua pembalap Britania Raya lainnya yang turut serta dalam kejuaraan MotoGP 2018, yakni Scott Redding dan Bradley Smith. Namun sayangnya, kedua pembalap tersebut terbilang biasa saja. Bahkan, belum ada di antara keduanya yang bisa memenangkan balapan selama berlaga di kelas MotoGP. Sementara Crutchlow, sepanjang kariernya telah memenangkan tiga kali balapan di kelas premier (MotoGP).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini