Image

Ibarsjah Djanu: Jatim Masih Terbaik pada PON Papua

ant, Jurnalis · Senin 16 April 2018 10:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 43 1887047 ibarsjah-djanu-jatim-masih-terbaik-pada-pon-papua-OcbXPAra6J.jpg PON (Foto: Antara)

YOGYAKARTA - Pelatih tim bola voli putra Surabaya Bhayangkara Samator, Ibarsjah Djanu Tjahjono, meyakini tim putra Jawa Timur masih menjadi yang terbaik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua.

"Keyakinan saya itu dilandasi oleh banyaknya stok pemain muda Jatim terutama yang kini masih berusia 23 tahun, sehingga pada PON 2020 mendatang telah berusia 25 tahun sebagai batas maksimal yang dipersyaratkan," kata Ibarsjah usai timnya menjuarai turnamen Proliga 2018 di GOR Amongrogo Yogyakarta, Minggu 15 April 2018.

Ibarjsah menyebut tiga pemainnya yang menonjol selama berlangsungnya Proliga 2018 sejak digulirkan Januari lalu yakni Rivan Nurmulki, Rendy Febriant Tamamilang dan Hadi Suharto kini masih berusia 22-23 tahun.

Adapun pemain muda lain yang memiliki potensi bagus, tapi banyak menempati bangku cadangan karena pelatih tidak mau mengambil risiko yaitu Yoga, Anang Sudiarto, Yuda Mardiansyah dan Henry Ade Novian. Mereka berpeluang menggantikan para seniornya yang pada PON Papua mendatang tidak diperbolehkan tampil lagi karena faktor usia.

Baca juga: Perindo NTB Pastikan Program Pembinaan Atlet Mulai dari Desa

Pemain yang pada PON Jabar tahun 2016 lalu, turut mempersembahkan medali emas bagi Jatim namun nanti tidak bisa tampil lagi adalah Bayu Saputra, Samsul Kohar dan Nizar Julfikar.

Pada PON di Jabar dua tahun lalu, tim bola voli putra Jatim tampil sebagai peraih medali emas sekaligus mencatat rekor tak terkalahkan dan selalu membuat "love set" atau tak pernah kehilangan satu set pun alias selalu menang 3-0 sejak babak penyisihan hingga final dengan melibas Jawa Tengah.

Ibarsjah menambahkan, rasa optimismenya menghadapi PON Papua dua tahun mendatang juga dilandasi pertimbangan karena sebagian besar pemain yang disiapkan bernaung di bawah klub Samator yang pekerjaan sehari-harinya adalah berlatih.

"Saya siap membawa Jatim kembali menjadi juara PON 2020 Papua, asalkan masih dipercaya oleh KONI Jatim sebagai pelatih," tutur Ibarsjah Djanu Tjahjono yang terpilih sebagai pelatih terbaik Proliga 2018.

Baca juga: Tim Putra Surabaya Bhayangkara Samator Juarai Proliga 2018

Di grandfinal Proliga 2018 yang berakhir Minggu di GOR Amongrogo Yogyakarta dan disaksikan sekitar 7.000 penonton itu, putra Surabaya Samator menundukkan rival tangguhnya, Bank Sumsel Babel, 3-1 (25-20, 25-16, 23-25, 30-28).

Sementara itu di kelompok putri dijuarai Jakarta Pertamina Energy yang tanpa kesulitan menang 3-0 atas Bank Jabar Banten. Tampil sebagai pemain terbaik putri adalah Ayu Salsabila dan pelatih terbaik Anshori keduanya dari Jakarta Pertamina.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini