Image

Dovizioso: GP Argentina Bukan Lintasan yang Cocok untuk Ducati

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 16 April 2018 06:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 38 1887028 dovizioso-gp-argentina-bukan-lintasan-yang-cocok-untuk-ducati-370JIrNtS0.jpg Andrea Dovizioso (Foto: AFP)

BOLOGNA – Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengaku Sirkuit Termas de Rio Hondo bukanlah lintasan yang tepat bagi motor balap Ducatinya. Ia mengaku menemukan beberapa situasi sulit saat melintasi sirkuit sejauh 4,8 kilometer tersebut.

Ia menilai masalah ban belakang yang diakibatkan oleh besarnya tenaga motor Desmosedici GP18 miliknya menjadi hal utama dalam balapan yang diselenggarakan pada Senin 9 April 2018 dini hari WIB. Ia mengaku ban belakang motornya seakan selip dan berputar ketika sedang melahap tikungan.

Alhasil, pembalap berjuluk Desmo Dovi itu pun ragu untuk membejek tuas gasnya untuk menghindari resiko yang bisa membuatnya gagal mencapai garis finis. Performa motor Ducati yang tidak 100% menjadi alasan utamanya tidak mampu bertarung untuk mendapatkan podium di MotoGP Argentina 2018.

Meski demikian, Dovizioso mengaku cukup puas dengan posisi keenam yang ia peroleh saat balapan. Mengingat beberapa tipe motor seperti Honda dan Yamaha masih sangat kompetitif untuk melibas lintasan di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

“Hal negatif dari akhir pekan ini adalah kami telah mengkonfirmasi situasi sulit kami dalam trek jenis ini. Pasalnya ketika Anda harus memutar ban belakang di tengah tikungan, itu akan menjadi sangat sulit,” ucap Dovizioso, sebagaimana diwartakan Motorcyclenews, Senin (16/4/2018).

Dovi sendiri berharap timnya bisa menemukan cara untuk mengatasi masalah yang dialami oleh kuda besinya. Pasalnya Desmosedici GP18 memang tidak cocok dalam beberapa lintasan yang tersaji dalam kalender MotoGP 2018.

Baca Juga:

(Lorenzo Enggan Menyerah Taklukkan Desmosedici)

Hal ini tentunya tidak boleh dianggap remeh. Pasalnya untuk meraih gelar juara, setiap tim harus memiliki kendaraan yang mampu bersaing dengan kompetitif di berbagai lintasan balap supaya bisa mengantongi banyak poin dan podium.

“Kami tidak memiliki kesempatan untuk mengerjakannya dengan baik selama akhir pekan, tetapi kami tidak dekat untuk menemukan solusi sehingga kami tidak bisa bahagia tentang hal itu,” lanjutnya

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini