Lorenzo Enggan Menyerah Taklukkan Desmosedici

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 16 April 2018 03:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 15 38 1886959 lorenzo-enggan-menyerah-taklukkan-desmosedici-COVBIGevC8.jpg Jorge Lorenzo (Foto: AFP)

BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, enggan menyerah untuk menaklukkan Desmosedici pada musim ini. Setelah sempat berjuang keras di MotoGP 2017, kali ini X-Fuera –julukan Lorenzo– kembali mengalami kesulitan bersama motor Ducati tersebut.

Pada musim lalu, Lorenzo harus menerima kenyataan pahit dengan meraih posisi terburuknya selama berkarier di kelas MotoGP. Pembalap berpaspor Spanyol itu gagal menciptakan hasil gemilang dengan finis di posisi ketujuh pada klasemen akhir pembalap.

Belum sampai di situ, pada awal musim ini kembali terpuruk dengan menempatkan diri di posisi ke-20 dari 24 pembalap di klasemen sementara pembalap. Lagi-lagi masalah utama yang dihadapi Lorenzo adalah bagaimana cara menaklukkan Desmosedici.

Baca juga Lorenzo Fokus Benahi Diri ketimbang Campuri Insiden Rossi-Marquez

Setelah dua musim berkarier bersama Ducati, Lorenzo masih belum menemukan kecocokan dengan sang motor yang masih menjadi kendala selama ini. Tetapi hal tersebut tak mengurungkan niat rekan setim Andrea Dovizioso itu untuk berhenti.

“Membalap Ducati dengan benar telah menjadi obsesi bagi saya. Itulah mengapa saya mengubah persiapan saya, meningkatkan jam latihan saya dan mengubah diet saya,” ungkap Lorenzo, mengutip dari Speedweek, Senin (16/4/2018).

Meski begitu, Lorenzo harus mengakui bahwa kerja kerasnya itu belum membuahkan hasil. Namun pembalap berusia 30 tahun itu akan terus bersabar, karena ia yakin bahwa hasil tidak akan mengkhianati usaha.

Baca juga Crutchlow Girang Honda Kalahkan Yamaha di Argentina

“Sejauh ini upaya ini belum mendapatkan hasil, tetapi saya tidak ragu bahwa saya bisa menang segera. Itu hanya masalah waktu saja. Tujuan saya adalah memenangkan perlombaan dan jika mungkin gelar,” tambahnya.

“Musim ini dimulai dengan buruk bagi kami, tetapi itu masih panjang. Kami telah melihat bahwa segala sesuatu mungkin terjadi di kelas MotoGP,” lanjut pembalap kelahiran Mallorca, Spanyol itu.

Lorenzo juga menambahkan buruknya penampilannya dalam dua musim terakhir ini tidak ada hubungannya dengan gaji. Memang seperti diketahui, gaji juara dunia tiga kali itu jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan tim sebelumnya yakni Tim Movistar Yamaha.

“Saya sangat sadar akan gaji saya sekarang. Kurang dari dua tahun yang lalu, tetapi dunia tahu apayang mampu dilakukan Lorenzo saat mengendarai motor. Saya satu-satunya pembalap yang memenangkan gelar di era Marc Marqeuz,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini