nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Kebanggaan Crutchlow Menangi MotoGP Argentina 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 16:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 15 38 1886910 ini-kebanggaan-crutchlow-menangi-motogp-argentina-2018-0AoQs0HnSo.jpg Cal Crutchlow (Foto: AFP)

MONTE CARLO – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, mengaku bangga bisa meraih kemenangan di seri kedua MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina pekan lalu. Menurutnya kemenangan ini tidak lepas dari performanya yang begitu apik pada perlombaan tersebut.

Pembalap berpaspor Inggris itu mengaku dirinya tampil penuh percaya diri meski ia harus menghadapi banyak tekanan. Betapa tidak, Cruthclow harus berjuang bersama tiga pembalap lain untuk bisa memastikan kemenangan di sirkuit sepanjang 4,8 km itu.

Tentu ketika ia bisa mengambil alih pimpinan, tekanan muncul untuk mampu mempertahankan posisinya tersebut. Namun, semua hal yang membenaninya berhasil ditaklukkan dan memastikan diri meraih kemenangan perdananya musim ini sekaligus ketiga selama menjalani karier di kelas MotoGP.

Baca juga Crutchlow Bertekad Pertahankan Performa Usai Menang di Argentina

“Pada akhir lomba, saya penuh adrenalin dan mengatakan hal-hal tanpa terlalu banyak berpikir. Setiap pembalap memiliki banyak tekanan selama kariernya, banyak yang percaya tetapi banyak juga yang ragu,” ungkap Crutchlow, mengutip dari Tuttomotoriweb, Minggu (15/4/2018).

Bukan hanya itu, kemenangan Cruthclow juga diyakini bisa memberikan kebanggaan bagi tim. Setelah musim lalu tak ada kemenangan yang dimiliki LCR Honda, akhirnya setelah 2016, Cruthclow berhasil memberikan kemenangan bagi tim satelit Honda itu pada 2018.

“Honda adalah merek yang hebat dan saya juga berpikir bahwa tim saya telah layak mendapatkan kesuksesan ini. Lucio telah bersama Honda untuk waktu yang lama dan saya pikir baginya ini adalah kepuasan yang sangat tinggi,” lanjutnya.

Baca juga Crutchlow Girang Honda Kalahkan Yamaha di Argentina

Belum sampai di situ, kemenangan pembalap berusia 32 tahun itu juga mengantarkan ia memimpin klasemen pembalap MotoGP sementara dengan koleksi 38 poin. Hal ini membuat ia mampu menyamai catatan pembalap Inggris lainnya yakni Barry Sheene yang mampu memimpin perolehan klasemen sementara.

“Ini membuat saya bangga. Saya pikir saya melakukan pekerjaan baik, melampaui apa yang dikatakan buku dan cerita. Tentu saja, untuk menaklukkan angka-angkanya (catatan Barry Sheene), saya memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” tutup rekan setim Takaaki Nakagami itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini