nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rins Ceritakan Pengalamannya di MotoGP Argentina 2018

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 10:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 15 38 1886819 rins-ceritakan-pengalamannya-di-motogp-argentina-2018-qdxvYKvHJT.jpg Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins. (Foto: MotoGP)

HAMAMATSU – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins, secara mengejutkan mampu meraih podium pertamanya kala menjalani seri kedua MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Usai balapan tersebut, Rins pun menceritakan apa yang ia rasakan saat mencapai garis finis di urutan ketiga.

Rins menjadi pembalap pertama bagi tim pabrikan asal Jepang tersebut untuk kembali menempati posisi podium. Pasalnya, Suzuki sendiri terakhir kali berada di posisi podium ketika masih diperkuat oleh Maverick Vinales pada MotoGP 2016.

Dengan hasil pada balapan itu, Rins mengaku sangat puas dengan performanya tersebut. Ia mengaku tidak mudah dan harus berusaha keras untuk mencapai posisi ketiga saat di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Baca juga: Bos LCR Honda Paparkan 3 Kunci Sukses Crutchlow di MotoGP 2018

“Saya belajar banyak ketika balapan bersama rider papan atas di race tersebut (MotoGP Argentina 2018). Saat itu, saya bersaing ketat dengan tiga pembalap lainnya, yakni Jack Miller (Pramac Ducati), Cal Crutchlow (LCR Honda), dan Johann Zarco (Yamaha Tech 3). Itu adalah pengalaman yang sangat membantu untuk balapan selanjutnya,” ungkap Rins, mengutip dari Speed Week, Minggu (15/4/2018).

Menurut Rins, balapan pada seri Argentina berlangsung sangat menarik. Apalagi, banyak drama yang terjadi di sepanjang balapan. Namun, berkat arahan yang benar dari timnya itu, Rins mengaku sangat lancar menjalani balapan.

Baca juga: Rins Akui Telah Bahas Perpanjangan Kontrak dengan Suzuki

Tidak hanya menarik saja, Pembalap berpaspor Spanyol itu pun mengaku sangat menikmati balapan di setiap lapnya. Rins mengaku melaju sangat santai sejak balapan dimulai. Namun, ketika ada momen yang tepat, ia pun tidak ragu untuk menambahkan kecepatan kuda besinya.

“Pada awal balapan saya tahu saya bisa lebih cepat. Akan tetapi, ternyata dengan kecepatan yang saya miliki saat itu, tidak bisa mengejar Jack Miller yang berada di depan saya. Lantas, saya memutuskan untuk bersantai dan terus berada di belakangnya. Namun, ada momen yang ternyata saya sangat cepat dan mampu menyalip Miller. Sejak saat itu, saya melaju dengan hati-hati karena kondisi lintasan yang masih sedikit basah. Secara keseluruhan, saya menikmati balapan tersebut,” tuntas pembalap berusia 22 tahun itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini