Image

Pouille: Federer Bermain Tenis dengan Sangat Gembira seperti Anak Kecil

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 14 April 2018 18:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 14 40 1886709 pouille-federer-bermain-tenis-dengan-sangat-gembira-seperti-anak-kecil-mHNrP4wT69.jpg Lucas Pouille dan Roger Federer (Foto: AFP)

DUBAI – Banyak orang yang menilai bahwa suatu pekerjaan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun lamanya, pada akhirnya menimbulkan kejenuhan. Namun demikian, hal tersebut nyatanya tak berlaku bagi legenda tenis asal Swiss, Roger Federer, yang telah memainkan olahraga tenis dalam statusnya sebagai atlet profesional selama 20 tahun.

Kenyataan tersebut dibeberkan oleh petenis berkebangsaan Prancis, Lucas Pouille. Meskipun sejatinya Pouille merupakan rival Federer di atas lapangan, namun begitu keduanya memiliki hubungan yang cukup erat. Pasalnya, kedua petenis tersebut sering melakukan latihan bersama di Dubai, yang merupakan tempat tinggal Pouille saat ini.

(Baca juga: Valentino Rossi Ungkap Rasa Kagumnya terhadap Roger Federer)

Pouille mengungkapkan kalau ia tetap melihat sisi ceria yang ditunjukkan Federer ketika sedang berlatih bersamanya. Bahkan, di dalam pertandingan resmi pun, peraih gelar juara grand slam 20 kali itu juga kerap sangat menikmati permainannya. Maka dari itu, Pouille tak heran kalau Federer masih tetap eksis dan kompetitif di dunia tenis meski usianya kini telah menginjak 36 tahun.

“Baginya, itu merupakan sebuah kesenangan untuk bermain dan berlatih sepanjang hari. Setelah 20 tahun berkarier, Anda bisa merasakan kelelahan, kurangnya motivasi untuk berlatih. Namun, itu bukan kasusnya. Dia selalu selalu memiliki kegembiraan ketika bermain, menikmatinya terkadang seperti anak kecil di lapangan. Itulah apa yang paling membuat saya terkejut,” ungkap Pouille, mengutip dari Tennis World USA, Sabtu (14/4/2018).

Kini, ketika Federer masih bercokol di jajaran atas petenis dunia, Pouille pun memakluminya. Petenis 24 tahun itu malah membeberkan bahwa dalam kondisi tersulit pun, Federer masih tetap bersemangat dan bermain dengan apik.

Pada tahun 2016, Federer sempat menepi dari turnamen tenis dunia lantaran dia harus berfokus pada pemulihan cederanya. Kendati begitu, ketika Pouille bertanding melawan Federer yang sedang dalam kondisi tak prima tersebut, ia tetap merasakan ketangguhan dari sang maestro. Terbukti, pada 2017 Federer mampu memenangkan dua gelar juara grand slam.

“Itu tidak benar-benar mengejutkan, karena pada 2016 ketika dia berhenti bertanding untuk kesembuhan lututnya, saya banyak berlatih dengannya di periode musim dingin dan saya benar-benar mendapati dia sangat kuat. Dia sudah sangat siap,” tukas Pouille.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini