nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vinales Temui Perasaan Positif dengan Ban Michelin

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 19:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 12 38 1885883 vinales-temui-perasaan-positif-dengan-ban-michelin-UrFgtbGzRz.jpg Maverick Vinales (Foto:AFP)

SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku telah memahami lebih baik karakter ban Michelin yang ia pergunakan saat balapan. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut terbukti bisa meraih hasil positif dalam dua seri MotoGP musim 2018.

Sebelumnya Vinales sukses meraih positif pada awal musim 2017. Terbukti pembalap berjuluk Top Gun tersebut sukses meraih tiga kemenangan dalam lima balapan pertamanya bersama Yamaha. Keterpurukan mulai terjadi ketika Michelin memutuskan untuk mengganti ban berdasarkan pilihan mayoritas para pembalap.

Sejak saat itu ia berupaya keras membangun perasaannya baiknya dengan YZR-M1. Meski pada musim 2018 ia tidak mampu mendapatkan podium dalam dua balapan pertama, namun sensasi dengan ban Michelin, tampak lebih baik

Ia berharap dapat bekerja dengan baik dengan ban dan bisa membuat kemajuan yang luar biasa pada MotoGP musim 2018 dengan upaya memperebutkan gelar juara dunia.

“Ban bekerja secara berbeda, kami memahami mereka lebih baik. Saya belajar beberapa hal pada akhir pekan lalu. Bahkan detail untuk meningkatkan gaya mengemudi saya. Jadi saya pikir kami akan memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk balapan berikutnya,” tegas Vinales, sebagaimana dilansir dari Tuttomotoriweb, Kamis (12/4/2018).

“Elektronik yang kami miliki terlalu jinak, sementara saya lebih suka berkendara lebih liar. Putaran roda belakang sudah lebih banyak. Jika kami tetap di bawah kendali, kami bisa berjuang untuk memperoleh kemenangan,” lanjutnya.

Baca Juga:

(Dall'Igna: Ducati Sepakat Perpanjang Dovizioso, Lorenzo Masih Harus Menunggu)

“Saya tidak senang dengan hasilnya, saya ingin menang. Di akhir perlombaan saya melaju dengan kecepatan yang sama dengan pembalap terdepan. Jika saya bisa memulai balapan di barisan depan, kemenangan akan mungkin terjadi jika saya membalap sendirian. Sulit untuk menemukan ritme yang bagus. Kami harus menghadapi akhir pekan balapan yang berbeda, karena sejauh ini kami selalu aman,” sambungnya.

“Ketika memilik ban, kami harus lebih banyak menerima risk averse. Yamaha selalu memiliki banyak ruang untuk melakukan perbaikan,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini