nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agostini: Mendiskualifikasi Marquez Adalah Hal yang Salah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 16:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 12 38 1885808 agostini-mendiskualifikasi-marquez-adalah-hal-yang-salah-39XmGtmr48.jpg Marc Marquez (Foto:AFP)

BRESCIA – Legenda balap motor, Giacomo Agostini, berpendapat bahwa pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tidak boleh didiskualifikasi dari MotoGP. Ia menilai hukuman yang diterima pembalap berusia 25 tahun tersebut dalam perlombaan sudah cukup membuatnya jera.

Pembalap berjuluk The Baby Allien tersebut memang terkenal dengan gaya membalapnya yang sangat ekstrim. Ia bisa melaju menggunakan kuda besinya dengan kemiringan yang melebihi batas normal pembalap. Selain itu ia juga mampu selamat dari berbagai kecelakaan saat menikung.

Namun yang menjadi kritik baginya saat menjalani balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo ketika ia terlalu agresif dalam menyalip dan membahayakan para pembalap lain yang ada di depannya. Beberapa pembalap seperti Aleix Espargaro (Aprilia) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) menjadi pihak yang dirugikan dalam balapan tersebut.

Meski tidak sampai terjatuh, namun kontak fisik yang dilakukan Marquez cukup merugikan Espargaro. Berebeda halnya dengan Rossi yang justru malah terjatuh akibat senggolan yang dibuat Marquez di Argentina.

Marquez pun telah mengakui kesalahannya dan menyesal akan perbuatannya selama balapan. Terbukti ia rela mendatangani paddock Movistar Yamaha untuk meminta maaf kepada Rossi. Namun, bukannya menerima permintaan maaf, Marquez bersama managernya malah diusir oleh pihak Yamaha.

Sebagain pihak juga menilai Marquez harus dihukum karena melanggar aturan. Bahkan Presiden Federasi Internasional Motorcycle (FIM), Vitto Ipolitto juga menilai Marquez telah melakukan banyak pelanggaran di MotoGP Argentina 2018

Baca Juga:

(Dall'Igna: Ducati Sepakat Perpanjang Dovizioso, Lorenzo Masih Harus Menunggu)

“Marc tidak boleh didiskualifikasi, dia sudah dihukum dalam lomba. Jika kami mendiskualifikasi pembalap setiap waktu, tidak akan ada lagi balapan untuk dilihat. Hal ini juga berlaku untuk semua pembalap,” tutur Agostini, menyadur dari Speedweek, Kamis (12/4/2018).

“Saya suka memikirkan Andrea Dovizioso dau tahun lalu. Pada saat itu ia harus didiskualifikasi. Tetapi jika kami melakukan hal itu, maka tidak ada yang mengendarai motornya dalam balapan yang sebenarnya,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini