nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dall'Igna Sebut Masalah Awal Marquez di Argentina Adalah Stres

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 07:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 12 38 1885474 dall-igna-sebut-masalah-awal-marquez-di-argentina-adalah-stres-OMlepaFAKT.jpg Valentino Rossi dan Marc Marquez (Foto: Twitter MotoGP)

BOLOGNA – Manajer Tim Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, ikut merespon apa yang dialami pembalap Tim Repsol Honda yakni Marc Marquez saat mengaspal di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina musim ini. Menuruntya pembalap asal Spanyol itu memiliki masalah awal yakni stres.

Setelah mendapat gangguan dengan motornya di awal balapan, Marquez mendapat hukuman penalti kala membuat pelanggaran di situasi start. Alhasil hukuman tersebut membuat The Baby Alien –julukan Marquez– berada di posisi ke-19.

Tentu kepanikan melanda Marquez yang berambisi meraih kemenangan pada sirkuit favoritnya tersebut. Terlihat, juara dunia MotoGP 2017 langsung menggeber motornya untuk bisa menjaga posisinya di tempat terdepan.

Baca juga Dovizioso Sebut Insiden di MotoGP Argentina Mutlak Kesalahan Marquez

Dall’igna pun mengungkapkan jika Marquez dilanda kepanikan dan rasa gugup yang tinggi. Hasilnya ia harus melakukan perbuatan yang kurang terpuji seperti sengaja menjatuhkan pembalap Tim Movistar Yamaha yakni Valentino Rossi menjelang balapan berakhir.

 “Marc jelas telah melampaui batas. Dia bisa mengambil waktu untu membuat segalanya lebih baik. Saya mengerti bahwa masalah pada awalnya adalah stres, tetapi dia terlalu gugup selama balapan. Dengan lebih tenang, dia pasti bisa melakukan balapan yang bagus,” ungkap Dall’Igna, mengutip dari Paddock-GP, Kamis (12/4/2018).

Hasilnya, rasa kesal muncul dari dalam diri Rossi yang sejatinya bisa mengakhiri balapan tersebut di tempat keenam. Namun setelah kecelakaan setelah disenggol Marquez, The Doctor –julukan Rossi- harus puas finis di tempat ke-19.

Baca juga FIM Minta Marquez dan Rossi untuk Tidak Perburuk Suasana

Sementara Marquez, maju hingga menyelesaikan di tempat kelima. Namun begitu, atas aksinya yang kurang terpuji, ia mendapatkan penalti waktu 30 detik yang membuatnya harus puas finis di posisi ke-18. Marquez yang berinisiatif meminta maaf kepada Rossi, akhirnya mendapat penolakan keras dari tim Yamaha.

Meski begitu, Dall’Igna menilai perbuatan yang dilakukan Marquez sejatinya adalah hal yang lumrah. Sebagai manusia, terkadang para pembalap tidak ada yang sempurna. Dengan situasi yang dialami Marquez sejak awal, tentu kepanikan akan merusak segalanya.

“Perseturuan ini selalu buruk bagi olahraga kami, tetapi kami semua adalah manusia dan kami bertindak dengan cara yang tidak selalu sangat brilian. Ini adalah bagian dari kondisi manusia,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini