nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bima Arya Ikut Lomba Lari di Jalan Layang Tol Pertama di Kota Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 02 April 2018 09:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 02 43 1880827 bima-arya-ikut-lomba-lari-di-jalan-layang-tol-pertama-di-kota-bogor-y8wXkmuvHk.jpg Bima Arya (kanan) saat menunjukkan medali kemenangannya. (Foto: Istimewa)

BOGOR - Kompetisi lari bertajuk BORR 10K Running Race sukses menyedot minat 2.000 orang pelari se-Jabodetabek di ruas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), Kota Bogor, Jawa Barat. Dari pantauan, tampak dua calon Wali Kota Bogor, yakni Bima Arya Sugiarto dan Achmad Ru'yat ikut serta dalam event yang digelar untuk pertama kalinya di ruas jalan tol kota hujan tersebut.

Bima Arya mengawali start terlebih dahulu sekira jam 05.30 WIB pagi. Karena kategori yang diikuti walikota petahana yang berpasangan dengan Dedie Rachim ini adalah lari dengan jarak 10 kilometer (10K). Sementara Ru'yat 5 kilometer (5K).

Rute yang dilalui peserta kategori 10K mulai dari Jalan Tol BORR Seksi IIB dengan memulai start di exit tol Simpang Yasmin. Kemudian peserta melintasi Jalan Sholeh Iskandar ke arah Salabenda sejauh 5 kilometer.

Bima Arya tampak berlari tanpa henti bersama sejumlah komunitas pelari di Kota Bogor. Kilometer demi kilometer dilalui dengan lancar. Kemudian peserta memasuki ruas tol Simpang Yasmin kembali menuju ruas tol Kedung Badak dengan trek cukup menanjak.

Di kilometer ke-6 peserta dimanjakan dengan panorama eksotik sekitaran jalan tol yang dikelilingi Gunung Salak, Gunung Gede, Gunung Pangrango dan Bukit Sentul. Di sini peserta harus looping 2 x 2,65 KM sebelum tiba di garis finis. Meski beda kategori, Bima Arya mampu mengungguli Ruyat dari pace atau rata-rata kecepatan waktu yang berhasil dicatatkan.

Dalam hasil race resmi panitia, Bima Arya menorehkan waktu 63 menit dalam kategori 10K dengan pace 6,3 menit/km. Semenyara Ruy'at mencatatkan waktu 43 menit di kategori 5K dengan rata-rata kecepatan 8,6 menit/km.

Bima dan Ru'yat yang berjumpa di garis finis pun tampak saling mengucapkan selamat. Bahkan, kedunya melakukan foto bersama sambil berjabat tangan khas salam komando.

Bima Arya menyatakan, catatan waktu yang ditorehkannya itu bukan merupakan personal best terbaiknya. "Biasanya 50 menitan. Tadi sekitar 60 menitan. Maklum kurang tidur, kebanyakan gerilya akhir-akhir ini," ujar Bima kepada wartawan di lokasi, Minggu 1 April 2018.

Menurut Bima, ini ajang lari kedua yang ia ikuti di atas jalan tol. Sebelumnya, ia pernah ikut ambil bagian dalam event lari yang digelar di atas Tol Laut Bali-Mandara, tahun lalu.

"Kalau dibandingin ya enggak kalah ya. Lebih seru di Tol BORR ini. View di atas jalan tol ini dikelilingi gunung. Di Bali agak panas, lalu lintas oke, udara paginya sejuk di sini," tambahnya.

Ke depan, Bima Arya berharap agar event ini bisa bergulir berkelanjutan setiap tahunnya dengan penambahan trek yang lebih panjang. "Saya sudah bilang dengan Pak Dirut (Marga Sarana Jabar) untuk bikin setahun sekali. Nanti kan ada sesi ketiga, bisa disambung. Bisa HM (half marathon 21K) dan FM (full narathon 42K)," tandasnya.

Sementara, Direktur MSJ Hendro Atmodjo mengatakan, bahwa event lari tersebut digelar sesuai dengan apa yang digagas oleh Wali Kota Bogor Bima Arya saat itu sebagai kotanya pelari.

"Perlombaan lari sengaja dipilih karena sejalan dengan Kota Bogor yang menamakan diri sebagai The City of Runners," ungkap Hendro.

Selain itu, lanjut Hendro, diadakannya gelaran ini adalah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat luas akan pentingnya membangun gaya hidup sehat melalui olahraga lari.

Perlombaan ini, diharapkan bisa menjadi ajang sosialisasi bagi masyarakat terkait Jalan Tol BORR Seksi IIB Ruas Kedung Badak-Simpang Yasmin menjelang peresmian pengoperasiannya, serta memberikan sinergi antara semangat sportivitas dengan kultur perusahaan.

"Kami mengharapkan dukungan masyarakat akan keberadaan Jalan Tol BORR ini yang juga menjadi upaya untuk membantu kelancaran aktivitas warga Bogor dan sekitarnya, serta meningkatkan roda perekonomian," pungkasnya.

Kegiatan ini turut pula dihadiri Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra Atmawidjaja, Direktur SDM dan Umum Jasa Marga Kushartanto Koeswiranto, Plt Walikota Bogor Usmar Hariman dan Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini