nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos KTM Akui Kesepakatan dengan Tech3 Terjadi Secara Tiba-Tiba

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 00:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 14 38 1872831 bos-ktm-akui-kesepakatan-dengan-tech3-terjadi-secara-tiba-tiba-4ZK0eH8yXQ.jpg Pembalap Yamaha Tech3, Johann Zarco (Foto: Laman resmi MotoGP)

DOHA – Beberapa waktu lalu, tersiar kabar yang mengejutkan dari kubu Tim Yamaha. Pasalnya, tim satelit mereka, Tech3, yang dikomandoi oleh Herve Poncharal, memutuskan untuk mengakhiri kerja sama, yang sebelumnya telah terjalin selama 20 tahun.

Kemudian, pada waktu yang relatif singkat, Poncharal lekas mengumumkan kalau mulai musim 2019, Tech3 akan menjalin kerja sama dengan Tim KTM Red Bull dan menjadi tim satelit mereka. Keputusan Tech3 yang tiba-tiba tersebut, sontak mengejutkan banyak pihak. Tak terkecuali bagi kepala Tim KTM sendiri, Pit Beirer.

(Baca juga: Bradley Smith Girang KTM Berkembang seperti Tim Lainnya)

Dalam sebuah wawancara, Beirer mengungkapkan kalau semuanya terjadi sangat cepat dan secara tiba-tiba. Pasalnya, sebelum ini ia tidak pernah membayangkan akan menjalin kerja sama dengan tim Tech3. Malahan, KTM lebih santer disebut-sebut akan berja sama dengan Tim Marc VDS atau pun LCR.

Kendati begitu, Beirer mengakui kalau ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Mendapatkan tawaran untuk bisa bekerja sama dengan Tech3 diakuinya bagai mendapat kesempatan emas. Pasalnya, Beirer sendir selalu mengikuti perkembangan Tim Tech3 dan ia merasa kalau tim asal Prancis tersebut memiliki potensi besar yang akan membuat timnya semakin kompetitif.

Maka dari itu, ketika kesempatan untuk bekerja sama datang, tanpa menghabiskan waktu lama untuk berpikir, Beirer lekas setuju dan menjalin kesepakatan. Menurutnya, tak perlu menunggu atau membandingkan dengan tim lainnya, jika di depan mata sudah terdapat tim yang hebat yang menawarkan diri untuk bekerja sama.

“Saya tidak ingat persisnya bagaimana kesepakatan terjadi. Secara tiba-tiba, kontrak penandatanganan ada di meja saya. Ini pasti sebuah kemitraan yang sangat cepat disepakati. Itu terjadi setelah pembicaraan yang sangat singkat dan efektif,”  ucap Beirer, seperti dilansir Speedweek, Kamis (15/3/2018).

“Jika Anda menemukan partner yang bagus dan merasa bahwa segalanya tepat dan dia memiliki segalanya yang Anda butuhkan, lantas mengapa harus menunggu dan kemudian bernegosiasi dan tawar-menawar dengan empat atau lima mitra lainnya di pasar,” lanjut Beirer.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini