nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Vinales Sesali Hasil Tes Pramusim MotoGP Qatar 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 21:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 11 38 1871142 vinales-sesali-hasil-tes-pramusim-motogp-qatar-2018-piEJJwNFdC.jpg Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Motorsport)

DOHA – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, menyesali hasil tes pramusim MotoGP Qatar 2018. Ia menyebut gagal mengejar ketertinggalan waktu pada hari terakhir uji coba di Sirkuit Losail.

Pada hari ketiga tes pramusim Qatar 2018, Top Gun -julukan Vinales- berada di posisi lima secara hasil keseluruhan. Ia mencatatkan waktu 1 menit 54,471 detik dan tertinggal 0,442 detik dari Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) yang tampil tercepat.

“Saat tes, kami mengamil arah yang salah dan itu membuat sulit karena saya tak bisa mengejar waktu,” kata Vinales, seperti dilansir Motorsport, Minggu (11/3/2018).

Baca juga: Marquez Enggan Anggap Remeh Vinales

Pada hari pertama uji coba di Losail, Vinales mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,053 detik dan unggul 0,051 detik dari Andrea Dovizioso (Ducati Corse) yang menempati urutan dua. Bahkan, ia mampu melewati raihan rekan setimnya, Valentino Rossi di posisi tujuh dengan selisih 0,379 detik.

Namun pada hari kedua, Vinales berada di urutan tujuh dengan raihan waktu 1 menit 55,051 detik. Pembalap kebangsaan Spanyol itu tertinggal 0,465 detik dari Andrea Iannone (Suzuki Ecstar) yang berada di posisi terdepan.

Vinales mengatakan dirinya tak bisa menunjukkan permainan terbaiknya di sesi tes pramusim Qatar pada hari terakhir lantaran pengaturan motor kurang maksimal. Ia pun tak mampu mempertahankan keunggulan yang diraih pada hari pertama.

Baca juga: Vinales Sebut Tim Yamaha Terlalu Banyak Buang-Buang Waktu

Baca juga: Direktur Tim Yamaha Belum Puas dengan Hasil Tes Pramusim MotoGP Qatar 2018

“Kami akhirnya memodifikasi motor karena merasa sudah membuang waktu satu setengah hari. Saya tak bisa tampil 100%. Kami tersesat dan tak bisa mengejar waktu tercepat,” ujarnya.

“Itu artinya saya punya ruang untuk memperbaiki waktu. Kami jauh dari level yang bisa kami raih,” ucap pembalap berusia 23 tahun tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini