nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Morbidelli Merasa Sangat Terbantu Dapat Pelajaran dari Marquez dan Pedrosa

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 05:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 11 38 1870912 morbidelli-merasa-sangat-terbantu-dapat-pelajaran-dari-marquez-dan-pedrosa-Qw7yPFouPK.jpg Franco Morbidelli (Foto: AFP)

DOHA – Dalam gelaran kejuaraan MotoGP 2018, salah satu yang akan menjadi sorotan tentunya kiprah para pembalap pendatang baru atau yang juga dikenal dengan sebutan rookie. Salah satu rookie yang hangat diperbincangkan saat ini merupakan pembalap kepunyaan Tim Marc VDS, Franco Morbidelli.

Bagaimana tidak, pasalnya pada musim lalu Morbidelli merupakan juara dunia kelas Moto2. Ditambah dengan usianya yang masih terbilang muda, yakni 23 tahun, tak ayal Morbidelli pun digadang-gadang bakal menjadi pembalap yang akan bersinar di masa depan.

(Baca juga: Bos Aprilia Jagokan Marquez Jadi Juara MotoGP 2018)

Kendati demikian, berlaga di MotoGP jelas berbeda dengan Moto2 dan Morbidelli menyadari itu. Maka dari itu, ia mengaku kalau masih perlu banyak belajar lagi. Untung bagi Morbidelli, ia bergabung dengan Tim Marc VDS, yakni tim satelit Honda, sehingga pembalap asal Italia itu pun bisa banyak belajar dari para pembalap utama Tim Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa

Morbidelli kini bisa mengkases data mengenai performa motor Marquez dan Pedrosa pada musim lalu. Ia menilai hal tersebut sangat membantunya dalam melakukan persiapan jelang dimulainya kejuaraan MotoGP 2018. Bahkan juara Moto2 satu kali itu menganggap bahwa belajar dari Marquez dan Pedrosa sama halnya dengan mempelajari kitab suci MotoGP.

“Data tersebut menjadi sebuah berkah bagi saya. Belajar dari para pembalap tersebut seperti membaca Alkitab tentang sepeda motor. Jadi ini merupakan suatu keberkahan bagi kami,” ungkap Morbidelli, seperti diwartakan Autosport, Minggu (11/3/2018).

Lebih lanjut, Morbidelli pun menerangkan kalau sepeda motor Honda RC 213V yang ditungganginya tidak mudah untuk dipahami. Sehingga, membutuhkan usaha keras untuk bisa memaksimalkan potensi kuda besinya tersebut.

Mengenai hal tersebut, Morbidelli membeberkan kalau Marquez pernah memberinya saran untuk berani jatuh. Pasalnya, bila ingin secara cepat mempelajari kondisi motornya, seorang pembalap harus memacunya hingga batas maksimal.

“Kami menyadari motor kami tidak mudah untuk dilakukan pendekatan, namun kami bekerja keras untuk mengatasinya dengan cara yang baik dan mengendarainya dengan benar dan melangkah lebih baik dan lebih baik lagi,” ucap Morbidelli.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini