nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eng Hian Ungkap Komposisi Ganda Putri Indonesia di Piala Uber & Asian Games 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 09:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 09 40 1870070 eng-hian-ungkap-komposisi-ganda-putri-indonesia-di-piala-uber-asian-games-2018-gSbQFQLrol.jpg Pelatih Ganda Putri Indonesia, Eng Hian bersama Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari saat meraih medali emas Asian Games 2014 (Foto: PBSI)

JAKARTA – Sejumlah pasangan baru ganda putri Indonesia telah ditentukan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam menghadapi dua ajang besar, yakni Piala Uber dan Asian Games 2018. Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan tim Merah Putih untuk mendapat prestasi terbaik.

Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, mengungkapkan komposisi pemainnya menjadi penting dilakukan agar Indonesia mampu berbicara banyak di Piala Uber dan Asian Games 2018. Ia menyebut pasangan-pasangan baru diberikan kesempatan bertanding agar terlihat kemajuannya.

Baca juga: Ini Alasan Kepala Pelatih Ganda Putri Indonesia Lakukan Bongkar Pasang Pemain

Di sisi lain, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 dan Eng mengaku ingin mengulang sukses pencapaian ganda putri saat merebut medali emas di Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan melalui pasangan Greysia Polii/ Nitya Krishinda Maheswari.

Saat itu, Greysia/Nitya secara mengejutkan berhasil menyumbang kepingan emas di Asian Games 2014 dengan mengalahkan sejumlah unggulan. Di laga final, Greysia/Nitya menang straight game atas ganda putri nomor satu dunia asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, dengan skor 21-15 dan 21-9.

“Pasangan-pasangan baru ini akan saya beri kesempatan di beberapa turnamen untuk melihat hasil dan progress-nya. Setiap turnamen akan ada target untuk pantauan. Tetapi khusus Nitya/Ketut tuntutannya tentu lebih tinggi dari pasangan yang lainnya,” ujar Eng, mengutip dari laman resmi PBSI, Jumat (9/3/2018).

Baca juga: Terapkan Peraturan Servis Baru, Ini Penjelasan BWF

Eng mengatakan beberapa pasangan ganda putri baru berpeluang untuk bermain sebagai ganda kedua di Asian Games 2018. Sementara Greysia/Apriyani menjadi kandidat terkuat untuk mengisi slot ganda pertama yang diharapkan mendulang medali bagi kontingen Indonesia.

“Untuk ganda kedua di Asian Games, masih terbuka untuk siapapun dengan dasar prestasi terbaik. Soal Piala Uber, saya masih melihat dulu kebutuhan dan hasil dari turnamen sampai batas waktu entry by name,” jelasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini