nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serena Williams Rencanakan Gelar Acara Tenis di Kenya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 02:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 08 40 1869950 serena-williams-rencanakan-gelar-acara-tenis-di-kenya-SD3blzT1Zr.jpg Petenis Amerika Serikat, Serena Williams (Foto: AFP)

LOS ANGELES – Sebagai salah satu petenis terbaik di dunia, Serena Williams, nyatanya memiliki pengaruh besar dalam Asosiasi Tenis Wanita (WTA). Hal itu pun dimanfaatkan Serena untuk menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Teranyar, ibu satu anak itu berencana untuk menggelar acara tenis di sebuah negara di Afrika, yaitu Kenya.

Rencana Serena itu sempat menjadi sorotan. Pasalnya, Kenya bukanlah negara yang biasanya mengadakan turnamen tenis bergengsi dunia. Namun demikian, hal tersebut tak menyurutkan niat mantan ratu tenis dunia itu untuk tetap menyelenggarakan acara di sana.

(Baca juga: Suami Serena Williams Beri Semangat dengan Pasang Iklan di 4 Papan Reklame)

Pasalnya, Kenya merupakan salah satu negara yang menjadi favorit Serena di dunia. Maka darai itu, ia ingin membagikan keindahan yang dimiliki Kenya kepada masyarakat luas, atau dalam kaitannya dengan ini kepada para petenis dan pencinta tenis dunia.

“Kenya adalah tempat di mana saya ingin event ini digelar. Itu merupakan salah satu tempat favorit saya untuk bepergian, jadi mengapa tidak?,” ucap Serena, seperti diwartakan All Africa, Jumat (9/3/2018).

“Ini akan menjadi sangat menyenangkan – bantuan yang bisa kami lakukan dan kesadarannya dan para atlet dan para pemain luar biasa yang akan datang ke Afrika akan tidak percaya dengan apa yang bakal mereka dapati,” lanjut petenis asal Amerika Serikat itu.

Serena sendiri sebelum ini telah banyak memberikan kontribusi untuk Kenya. Pada 2008 dan 2010 ia datang ke Kenya untuk mengunjungi dua sekolah yang telah ia dirikan di sana, yakni Serena Williams Matooni Secondary School dan Serena Williams Wee Secondary School.

Saat ini, Serena masih belum aktif lagi bertanding di lapangan tenis sejak kelahrian anak pertamanya pada Agustus 2017. Pasalnya, kondisi Serena belum sepenuhnya pulih. Bahkan pelatih Serena, Patrick Mouratoglou, mengungkapkan kalau anak didiknya itu masih belum bisa bertanding tenis secara penuh.

Serena juga merupakan tipikal orang yang ingin mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Sebelum ini, ia mengatakan kalau dirinya hanya akan mengikuti kejuaraan tenis ketika memiliki peluang untuk menang. Jadi, ketika kondisinya belum 100% dan tidak bisa bertanding secara maksimal, ia tidak akan turut serta dalam kejuaraan.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini