nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Federer Yakin Olahraga Tenis Tak Akan Pernah Mati

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 19:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 28 40 1866101 federer-yakin-olahraga-tenis-tak-akan-pernah-mati-Fit44YVR1Y.jpg Petenis Swiss, Roger Federer (Foto: AFP)

MONACO – Bukan rahasia lagi bahwa dalam gelaran kejuaraan tenis dunia telah dikenal sebuah istilah The Big Four. Ya, sebutan tersebut ditujukan untuk empat petenis besar dunia yang sempat merajai olahraga tersebut dan memiliki kekuatan yang cukup berimbang. Keempat petenis tersebut adalah Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic, dan Andy Murray.

Namun demikian, seiring berjalannya waktu era keemasan empat orang petenis tersebut pasti akan berakhir mengingat usia yang terus berjalan dan semakin menua. Misalnya saja yang terjadi pada Roger Federer kini yang telah berusia 36 tahun.

(Baca juga: Zverev: Federer Lebih Humoris ketimbang Nadal)

Selain itu, para petenis jajaran The Big Four tersebut juga saat ini tengah berkutat dengan cederanya masing-masing. Djokovic dan Nadal mengalami cedera saat berlaga di ajang Australia Open 2018. Meski kondisi Nadal sempat membaik, namun jelang pertandingannya di Meksiko Open 2018, petenis nomor dua dunia itu justru mendapati cedera baru pada kakinya.

Sementara itu, Murray lebih parah lagi karena cederanya kambuh sebelum gelaran musim tenis 2018 dimulai. Sontak, hanya Federer saja yang kini terbebas dari cedera. Namun, petenis nomor satu dunia itu tak bisa melakoni banyak turnamen mengingat usianya yang tak lagi muda agar tetap menjaga kebugaran fisiknya.

Kendati begitu, Federer meyakini bahwa olahraga tenis tak akan pernah mati. Petenis berpaspor Swiss itu percaya bahwa suatu saat para petenis muda akan mengambil alih jajaran The Big Four saat ini dan menciptakan sebuah persaingan baru yang tak kalah kompetitifnya.

“Pertandingan tenis selalu memiliki cara untuk menghasilkan para juara dan masa depan tidak pernah membuat saya khawatir. Seseorang akan mengikuti langkah kaki kami dan menjadi seorang juara,” ungkap Federer, seperti dilansir The Local, Rabu (28/2/2018).

“Kami adalah bayang-bayang sepanjang pertandingan, petenis papan atas, dan secara jelas kami tidak membiarkan mereka (para petenis muda) untuk benar-benar berkembang. Namun, ketika kami pergi, saya pikir itu akan tetap menarik,” lanjut peraih 20 gelar grand slam itu.

Memang tak bisa dimungkiri bahwa saat ini petenis seperti Federer dan Nadal masih menguasai tangga tenis dunia. Namun, saat ini terdapat juga para petenis muda menjanjikan seperti dalam diri Alexander Zverev dan Nick Kyrgios.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini