nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bima Perkasa Tundukkan NSH Jakarta di IBL 2017-2018

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 23 Februari 2018 18:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 23 36 1863885 bima-perkasa-tundukkan-nsh-jakarta-di-ibl-2017-2018-olIeNhk4Ik.jpg Suasana pertandingan Bima Perkasa vs NSH Jakarta. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG - Pertandingan kedua Indonesia Basketball League (IBL) 2018 antara Bima Perkasa Yogyakarta melawan NSH Jakarta berlangsung sengit. Kedua tim yang bermain hati-hati di awal kuarter akhirnya bermain lepas menjelang kuarter pertama berakhir.

NSH Jakarta dimotori oleh pemain-pemain seperti Irman Muhammad, Syarif Achmad, Wijaya Wendha, Carter Jason. Sementara  tim Bima Perkasa yang berusaha untuk lolos ke babak playoff mengandalkan pemain-pemain seperti Chandra Alkristian, As'adi M. Alan, Susanto Frida, dan Park Emillio Dacre untuk menggempur pertahanan NSH.

Kuarter pertama berjalan ketat. Di lima menit pertama, Bima Perkasa tertinggal lebih dahulu dengan skor 2-9 dari NSH. Namun, di lima menit berikutnya, Bima Perkasa berhasil membalikkan keadaan dengan skor 15-13.

Memasuki kuarter kedua, Bima Perkasa mulai perlahan meninggalkan NSH melalui aksi-aksi Chandra Alkristian dan Susanto Frida. Alhasil skor di kuarter kedua, Bima Perkasa unggul 33-28 atas NSH.

BACA JUGA: Stapac Jakarta Bungkam Satya Wacana di Laga Pembuka Seri Ke-8 IBL 2017-2018

Di kuarter ketiga, sempat unggul jauh 42-36 pada lima menit pertama kuarter tiga. NSH berhasil memberikan perlawanan sengit dan mengakhiri kuarter ketiga dengan skor tipis 47-43.

Di kuarter penentuan, pertandingan kian berjalan seru. Selisih poin kedua tim yang tak terlalu jauh membuat kedua tim acap kali meminta time out, meski waktu tinggal menyisakan beberapa detik, guna memberikan instruksi ke pemain. Hingga akhir pertandingan, skor 74-68 untuk keunggulan Bima Perkasa Yogyakarta.

Pelatih Bima Perkasa Yogyakarta, Miguel Hadinoto Raoul menyayangkan pemainnya terkesan terburu - buru untuk segera mengakhiri pertandingan. "Seharusnya setiap momen dinikmati santai saja tidak perlu terburu-buru," ungkapnya saat konferensi pers usai pertandingan di GOR Bima Sakti, Kota Malang, Jum'at petang (23/2/2018).

Di sisi lain, Pelatih NSH Jakarta Widayat Jati Wahyu mengungkapkan sedikit kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit karena dianggap kerap merugikan timnya. "Kualitas wasit cukup rendah, mau komplain takut didenda ya mau bagaimana lagi. Padahal pertandingan sudah berlangsung cukup bagus," tuturnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini