nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Tinju Indonesia Raih 2 Perak di Test Event Asian Games 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 23:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 15 43 1860290 tim-tinju-indonesia-raih-2-perak-di-test-event-asian-games-2018-KVksj8SsZT.jpg Petinju Indonesia, Grece Savon Simangunson (kiri) meraih medali perak dalam Test Event Asian Games 2018 (Foto: ANTARA)

JAKARTA - Tim tinju Indonesia berhasil meraih dua medali perak dalam Test Event Asian Games 2018. Cabang tinju uji coba tersebut berlangsung di JI Expo Kemayoran, Jakarta, 11-15 Februari 2018.

Dua petinju Indonesia, Mario Blasius Kali di kelas terbang ringan (46-49kg) putra dan Grece Savon Simangunsong di kelas welter (69kg) putra harus mengakui keunggulan lawan-lawan mereka di laga final pada Kamis (15/2/2018).

Mario dikalahkan oleh petinju India, Shyam Kumar Kakara, dengan skor 1-4. Sedangkan, Savon ditumbangkan petinju senior Thailand, Syalom Ardee yang berusia 31 tahun, dengan skor telak 0-5. Kedua wakil Merah Putih itu pun berhak atas medali perak.

Pelatih Kepala pemusatan latihan nasional (pelatnas) tinju, IGM Adi Swandana, akan mengevaluasi hasil yang diraih tim putih Indonesia yang diturunkan dalam Test Event tersebut.

"Ini menjadi bahan bagi tim putih yang bergabung sejak pertengahan Desember lalu, untuk ditingkatkan apa yang menjadi kekurangan petinju kita,," ungkap Adi selepas pertandingan.

Adi menuturkan kekurangan yang akan ditingkatkan itu akan mencakup juga mengenai masalah sarana latihan, pengadaan lawan latihan yang berkualitas, dan pengiriman petinju ke berbagai turnamen untuk menambah jam terbang para petinju.

"Hal-hal tersebut kurang, utamanya mengenai 'sparing partner' di mana selam ini hanya mengandalkan sesama tim sehingga begitu-begitu saja," jelasnya.

Adi mengharapkan Indonesia bisa mencontoh negara yang tengah naik daun dalam tinju amatir, yakni India. Menurut Adi tim India kerap kali diikutkan turnamen baik di dalam maupun di luar negeri.

"Setidaknhya, mereka bisa try out sekitar 16 kali dalam satu tahun, itu belum di dalam negerinya. Kalau mau maju kita bisa meniru mereka dengan banyak melakukan try out. Karena try out itu berghuna untuk mendewasakan petinju bertanding di atas ring," ujarnya.

Sementara itu, Savon yang kalah telak oleh petinju Thailand, mengakui keunggulan lawannya meski berusia jauh lebih tua darinya, dan berjanji akan membalas hasil minor ini di Asian Games 2018 jika dirinya terpilih masuk ke dalam skuat.

"Hari ini saya harus akui kelebihan lawan, meski dia lebih senior dari saya, saya hari ini kalah segalanya dari dia. Namun saya berjanji jika terpilih skuat Asian Games, saya akan berlatih lebih keras lagi dan berusaha untuk membalas hasil saya ini. Bukan dengan Syalom tapi dengan tim-tim lainnya," kata Savon.

Baca juga: Pelatih Tinju Harap Pelatnas di Ukraina untuk Asian Games 2018 Diperpanjang

Adi mengatakan kesempatan masuk tim Asian Games masih terbuka, baik itu bagi tim merah yang baru pulang dari turnamen India Terbuka, ataupun tim putih yang baru diturunkan di test event ini sebagai turnamen internasionalnya.

"Kami melihat setiap saat seleksinya akan terus kontinyu. Tiap hari latiahan-pun ada seleksi. Karena kami ingin dapat atlet terbaik untuk Asian Games," ucap Adi.

Tim tinju Indonesia secara total meraih enam medali dalam Test Event Asian Games 2018 yang terdiri dari dua perak dari Mario dan Savon. Kemudian, empat medali perunggu yang disumbangkan oleh Matius Mandiangan di kelas ringan (60kg) putra, Libertus Gha di kelas welter ringan (64 kg) putra, Aldryani Beatrichx Suguro di kelas terbang (48-51 kg) putri dan Novizar Maulina di kelas ringan (57-60 kg) putri.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini