nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petinju Tuan Rumah Puji Arena Test Event Asian Games 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 22:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 15 43 1860281 petinju-tuan-rumah-puji-arena-test-event-asian-games-2018-RY5tkh6Fa1.jpg Arena tinju Test Event Asian Games 2018 (Foto: ANTARA)

JAKARTA - Para petinju Indonesia memuji arena Test Event Asian Games 2018. Arena tinju kali ini memang disiapkan untuk ajang uji coba jelang pesta olahraga terbesar se-Asia empat tahunan tersebut pada Agustus 2018.

"Arena yang digunakan ini bagus, keren, dan bikin saya semangat bertanding," ujar petinju Indonesia dari kelas terbang (48-51 kg), Aldryani Beatrichx Sugoro di lokasi "test event" cabang tinju, JI Expo Kemayoran, Jakarta.

Petinju Indonesia lainnya dari kelas bulu (54-57 kg), Christina Marwam Jembay, menilai arena Test Event Asian Games cabang tinju ini tidak kalah dari arena yang dimiliki negara lain.

"Arena yang digunakan di Indonesia jika dilihat negara luar, angkat jempol juga," ungkap Chirstina.

Meski demikian, para petinju yang mengikuti Test Event Asian Games 2018 mengeluhkan suhu dalam ruangan yang bagi mereka terlalu dingin, termasuk di atas ring. Hal itu tentu akan berpengaruh pada penampilan para atlet, terutama yang berasal dari daerah tropis, seperti Indonesia.

"Kalau mereka yang berasal dari daerah dingin, adaptasinya cepat. Hal ini mungkin bisa menjadi perhatian juga penyelenggara," ucap Christina.

Pujian soal arena tersebut juga datang dari petinju Indonesia kelas terbang ringan (46-49 kg) putra Mario Blasius Kali yang menilai positif soal pergelaran turnamen uji coba Asian Games 2018.

Kendati demikian, Mario menyebut masih ada yang butuh pembenahan, yakni masalah transportasi yang menjadi kendala baginya karena saat ini semua atlet dan ofisial menggunakan shuttle yang sebelumnya harus dipesan terlebih dahulu.

Mario menuturkan, lebih baik masing-masing cabang olahraga diberi kendaraan masing-masing biar lebih cepat tiba di venue.

"Kita mesti tunggu-tungguan dahulu. Kami ini butuh cepat karena dalam tinju itu jika telat timbang badan, kena diskualifikasi, itu harus jadi perhatian," kata Mario yang juga merupakan anggota TNI Angkatan Darat aktif berpangkat sersan dua.

Cabang tinju sendiri pada hari Rabu ini telah memainkan partai semifinal turnamen uji cobanya. Dari enam petinju tuan rumah yang berlaga di empat besar, hanya dua petinju yang berhak berlaga di final.

Baca juga: Pelatih Tinju Harap Pelatnas di Ukraina untuk Asian Games 2018 Diperpanjang

Mario Blasius Kali menjadi nama pertama yang memastikan tiket final usai mengalahkan petinju asal Jepang, Tomoya Tsuboi, dengan skor kemenangan juri 3-2 di kelas terbang ringan (46-49 kg) putra.

Kemudian, Grece Savon Simangunsong, sukses melangkah ke partai puncak usai menumbangkan Hiroaki Kinjo (Jepang) di kelas welter (69 kg) putra dengan skor 3-2.

Adapun Beatrichx dan Christina di sektor putri, harus merelakan tidak bisa melangkah ke final usai meraih hasil minor dalam test event yang berlangsung pada tanggal 11 hingga 15 Februari 2018.

Beatrichx harus terhenti di semifinal usai tumbang dari wakil Taiwan, Yu-Ting Lin, dengan skor juri telak 0-5 di kelas terbang (48-51kg) putri. Christina terhenti di fase perempat final oleh Hsiao-Wen Huang dari Taiwan dengan skor 1-3 di kelas bulu (54-57 kg).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini