Image

Cerita di Balik Para Test Driver MotoGP

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 14:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 38 1859479 cerita-dibalik-para-test-driver-motogp-4iHDFIieWs.jpg Michele Pirro (Foto: AFP)

GELARAN MotoGP tak lepas dari para test driver yang banyak mengambil andil terhadap kehebatan sebuah tim. Pasalnya test driver adalah penentu dari motor yang biasa digunakan para pembalap MotoGP. Bila, test driver tak mampu menjalankan tugasnya dengan baik, maka para pembalap utama pun akan kena imbasnya.

Namun ternyata banyak cerita di balik keberadaan test driver yang mungkin selama ini dianggap kurang penting. Ketiga pembalap test driver dari tiga tim berdeda yakni Michele Pirro (Ducati), Mika Kallio (KTM) dan Sylvain Guintoli (Suzuki).

Pirro yang selama ini menyiapkan motor untuk Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo mengaku tidak mudah menjadi seorang test driver. Konsistensi dan konsesntrasi menjadi hal yang penting untuk menjalankan tugas berat ini.

Baca juga Dovizioso Lebih Suka Hidup Sederhana

“Tugas saya berbeda dengan pembalap normal. Saya menjalankan tes dengan motor baru atau bagian baru di depan mereka. Jika waktu putaran bagus dan perasaan saya positif, materi kemudian lolos ke pembalap resmi. Sulit berkonsentrasi selama delapan jam, penting untuk tetap konstan, selama berjam-jam saya terus mendorong,” ungkap Pirro, mengutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (14/2/2018).

Peran yang lebih mendasar lagi dimainkan oleh Kallio. Sebagai tim anyar di MotoGP, KTM tentu harus memiliki seorang pembalap yang bisa benar-benar menguji motornya. Senada dengan Pirro, Kalio juga merasakan daya tahan fisik menjadi sangat penting menempati posisi ini.

“Anda harus cepat, jika Anda tidak menekan batas, Anda tidak dapat mengatakan apa pun tentang hal itu, Anda harus mendekati tingkat pembalap reguler, sangat penting dan jelas. Jika Anda ingin menjadi test driver, Anda haurs siap melakukan banyak kilometer dan saya yakin bahwa saya telah menempuh jarak lebih jauh dibandingkan dengan super reguler,” ucap Kallio.

Baca juga Dovizioso Puas Mampu Kalahkan Lorenzo di MotoGP 2017

Sementara bagi Guintoli, ia mengaku tidak merasa terbebani. Ia justru merasa ada kebanggaan bisa menjadi test driver Suzuki, meski berat tapi mantan juara SBK itu merasakan ada kepuasan.

“Musim in sangat menegangkan bagi pembalap reguler. Ada banyak balapan. Lebih baik jika mereka bisa mengandalkan seseorang. Tujuan saya adalah membantu pembalap reguler memperbaiki materi. Ini adalah kepuasan bagi saya,” tutup Guintoli.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini