Image

Dovizioso Lebih Suka Hidup Sederhana

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 10:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 38 1859329 dovizioso-lebih-suka-hidup-sederhana-RjgnQo56yi.jpg Andrea Dovizioso (Foto: Motorcycle)

BOLOGNA – Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku terbiasa dengan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-harinya. Terlebih dengan motor yang akan dipakai pada MotoGP 2018. Dovizioso mengaku tak tertarik untuk membuat Desmosedici GP 2018 menjadi mewah dan lebih senang dalam kesederhanaan.

Pembalap berpaspor Italia itu secara tegas menyatakan bahwa ia sama sekali berbeda dengan para pembalap lain yang selalu meminta motor memiliki ornamen-ornamen mewah. Pasalnya Dovizioso mengaku sudah terbiasa dengan hal-hal yang sederhana. Ia juga selalu merasa sama dengan orang-orang normal pada umumnya.

“Saya melihat diri saya berbeda dari pembalap lain. Tidak lebih baik atau lebih buruk, tapi berbeda. Saya menjalani hidup sebagai orang yang berpendapatan sedikit, bukan karena saya tidak membelanjaknnya, tapi karena saya tinggal dengan orang-orang yang memiliki gaji normal, maka saya merasa seperti mereka,” ungkap Dovizioso, mengutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (14/2/2018).

Baca juga MotoGP Umumkan Pemangkasan Durasi Balapan untuk Musim 2018

Selain itu, juara dunia satu kali kelas 125cc itu mengaku tidak pernah memaksa kepada para teknisi agar motornya tampil megah di kelas tertinggi ajang grand prix itu. Ia secara gamblang hanya ingin motor tersebut pas dan sesuai dengan gaya balapannya.

“Saya bukan salah satu dari mereka yang ingin memaksakan (para teknisi dengan hal mewah), saya tahu apa yang saya butuhkan dan saya mencoba untuk mendapatkannya,” tambah pembalap yang pernah menjuarai kelas 125 cc pada 2004 itu.

Dovizioso adalah pembalap yang lahir dari kota Forlimpopoli di Italia. Sebuah kota yang sangat sederhana di negara pizza itu. Maka, istri dari Sara Dovizioso itu sangat tahu betul bagaimana hidup dalam kesederhanaan dan dibawanya ke dalam kehidupan sehari-hari hingga saat ini.  

Baca juga Pedrosa Latihan Balapan di Trek Basah Selama Musim Dingin

 “Saya tinggal di kampung halaman saya, yang mana itu bukan tempat terindah di dunia. Tapi di situlah saya menciptakan keluarga saya dan saya bahagia,” lanjutnya.

Sementara itu pencapaian Dovizioso di ajang MotoGP pada musim lalu terbilang cukup fenomenal. Sebagai orang sederhana dan pribadi yang tenang, tidak ada yang menyangka pada akhirnya Dovizioso tampil menjadi pesaing terberat utama Marc Marquez dalam merebut gelar juara dunia musim ini.

Meski harus puas dengan gelar runner-up, tapi Dovizioso mampu menunjukkan perlawannya hingga seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit Valencia, Spanyol.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini