Image

Ahsan/Angga Termotivasi dari Kemenangan Jonatan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 05:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 12 40 1858090 ahsan-angga-termotivasi-dari-kemenangan-jonatan-2AVFCfSK2z.jpg Mohammad Ahsan/Angga Pratama (Foto: PBSI)

ALOR SETAR – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Angga Pratama, mengaku termotivasi untuk menyumbangkan angka kedua bagi Indonesia setelah Jonatan Christie memberikan keunggulan 1-0 atas China di final Kualifikasi Piala Thomas 2018 Zona Asia. Hasilnya Ahsan/Angga sukses membuat Indonesia unggul 2-0 usai menaklukkan pasangan He Jiting/Tan Qiang.

Bermain di Stadion Abdul Halim, Malaysia pada Minggu 11 Februari 2018 malam WIB, pasangan dadakan itu memenangi laga dengan skor 21-19 dan 21-18. Ahsan/Angga mengaku bermain tampil habis-habisan untuk bisa mendapatkan poin kedua.

Meski Ahsan/Angga berstatus lebih senior ketimbang pasangan muda China, keduanya mengaku tidak menganggap remeh. Perjuangan Jonatan di partai pertama pun berhasil menularkan semangat yang pantang menyerah kepada Ahsan/Angga.

Baca juga Ahsan/Angga Gandakan Keunggulan Indonesia atas China

“Pertama kami mengucap syukur bisa menyumbang angka. Kami apresiasi perjuangan Jonatan yang dari ketinggalan bisa menang, perjuangannya luar biasa, jadi kami termotivasi. Dia enggak mau kalah, kami juga enggak mau kalah, kami habis-habisan juga,” ungkap Ahsan, mengutip dari laman resmi PBSI, Senin (12/2/2018).

Ahsan/Angga juga mengungkapkan rahasia sukses timnya yang berhasil memenangi laga penting tersebut. Bermain tenang dan sabar menjadi kunci kemenangan mereka yang berhasil mengatasi permainan pasangan peringkat 41 dunia itu.

“Tadi kami berusaha unggul di bola-bola depan dan bermain sabar, tidak terburu-buru. Kami tetap mengontrol pertandingan jadi lebih tenang,” tambah Angga.

Baca juga Indonesia Juara Kualifikasi Piala Thomas 2018 Zona Asia

“Namanya pertandingan, apalagi final pasti ada rasa tegang. Tetapi saya berusaha untuk rileks, apalagi saya harus membimbing Angga, kalau tegang nanti dia kebawa. Sebaliknya, Angga juga harus memberi tahu saya,” lanjut Ahsan.

Kehadiran dua pemain senior ini cukup membantu Indonesia yang akhirnya menjuarai Kejuaraan Beregu Putra Asia itu. Hal ini menjadi modal cukup baik bagi Tim Merah Putih yang akan berlaga di Piala Thomas pada Mei 2018. Belum lagi, Indonesia masih memiliki Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sengaja tidak diturunkan pada laga ini.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini