Image

Brown: Regulasi Mesin F1 Musim 2021 Harus Segera Dijalankan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 21:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 12 37 1858551 brown-regulasi-mesin-f1-musim-2021-harus-segera-dijalankan-S27hZEY7JZ.jpg Zak Brown (Foto:AFP)

WOKING – Direktur eksekutif McLaren, Zak Brown, mengaku regulasi mengenai mesin baru musim 2021 yang dicanangkan Federasi Internasional Automotif (FIA) harus segera dilaksanakan agar tidak menimbulkan turbulen.

Sebelumnya Formula One (F1) memang dihebohkan dengan keputusan Liberty Media yang ingin menciptakan sebuah mesin dengan biaya lebih murah dan lebih nyaring.

Saat ini tim sedang dalam diskusi mengenai arah olharag setelah musim 2020, oleh sebab itu Liberty Media dan FIA berinistaif untuk menemukan cara untuk memperbaiki dan membuktikan masa depan olahraga tersebut ke arah yang lebih baik. Kabarnya konfigurasi mesin dan distribusi pendapatan akan menjadi fokus utama mereka dalam masalah ini.

Sebuah visi untuk masa depan F1 mulai muncul pada akhir tahun lalu setelah FIA dan FOM menggariskan proposal mereka mengenai peraturan mesin olahraga yang akan dipergunakan berikutnya. Namun hal tersebut tidak berjalann mulus sebagai mestinya, bahwa beberapa tim terkemuka seperti Mercedes dan Renault memberikan kritiknya terhadap wacana tersebut. Bahkan Ferrari malah mengencam untuk keluar dari olahraga jika kondisinya tidak memenuhi persayaratn tim.

"Ini pasti akan menjadi turbulen, jika rencana negosiasi untuk 2021 dan seterusnya tidak segera dilakukan. "Saya pikir mereka melakukan semua hal yang benar secara komersial mereka akan membuat beberapa kesalahan di sepanjang jalan tapi tidak adil untuk berpikir mereka akan mencetak hasil positif dalam segala hal,” terang Brown, menyadur dari Crash, Senin (12/2/2018).

Baca Juga:

(F1 Resmi Larang Penggunaan Grid Girls dan Podium Girls dalam Balapan)

"Mereka akan belajar tapi saya senang dengan semua usaha dan hal-hal tambahan yang mereka coba. Di depan peraturan Anda punya 10 tim yang mungkin berarti akan ada delapan pendapat berbeda, jadi ini adalah situasi yang sulit. Saya pikir mereka perlu bergerak cepat dan selaras dengan FIA,” lanjutnya.

“Ada banyak pembicaraan tentang 'Liberty, Liberty'. FIA memiliki banyak dampak pada apa yang terjadi dalam olahraga yang bergerak maju sebagai Liberty jadi saya pikir percakapannya harus dilakuak antara Liberty and the FIA bukan hanya Liberty," tuntasnya.

Brown berharap visi mengenai regulasi mesin pasca-2020 dapat disepakati oleh dan bisa mulai dilakukan pada musim 2018 untuk memungkinkan tim menyiapkan waktu dan membatasi gangguan yang mungkin akan terjadi.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini