Image

Stroll: Podium Di Azerbaijan Jadi Awal Karier Saya di F1

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 12 Februari 2018 20:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 12 37 1858548 stroll-podium-di-azerbaijan-jadi-awal-karier-saya-di-f1-MbZh83kQ0o.jpg Lance Stroll (Foto:AFP)

GROVE – Pembalap muda Williams, Lance Stroll, mengaku ingin tampil menendang ketika memulai Formula One (F1) musim 2018. Ia menegaskan ingin memulai kompetisi dengan hasil yang sangat baik.

Pada musim 2017, yang merupakan musim pertamanya di F1, pembalap berkebangsaan Kanada tersebyt sukses menjadi rookie termuda yang berhasil naik ke atas podium saat ia menyelesaikan P3 Azerbaijan. Kala itu ia masih berusia 18 tahun 239 hari.

Selain itu Stroll juga berhasil membuat sejarah sebagai seorang pembalap F1 termuda dengan memulai balapan di barisan depan pada P2 di grid Grand Prix (GP) Italia.

"Pada tahun pertama saya, saya mencapai tujuan yang telah saya capai dalam beberapa tahun ke depan. Untuk naik podium, saya tidak pernah membayangkan hal itu akan terjadi. Itu adalah saat yang sangat membanggakan. Tapi itu baru permulaan. Saya tahu saya bisa memperbaiki diri sebagai pembalap dan lebih kompetitif di segala bidang. Sepanjang tahun ini saya berubah secara dramatis sebagai pembalap, saya telah belajar banyak,” terang Stroll, sebagaimana diberitakan PlanetF1, Senin (12/2/2018).

Baca Juga:

(F1 Resmi Larang Penggunaan Grid Girls dan Podium Girls dalam Balapan)

“Saya akan kembali untuk musim baru dan menjadi lebih kuat, baik secara mental maupun fisik. Saya bertahan dalam gelembung kecil saya itulah yang saya coba lakukan. Selalu ada suara di luar sana dan gangguan, tapi Anda harus memblokir semua suara itu. Orang akan mengatakan sesuatu. Yang penting bagi saya adalah saya berpegang pada pekerjaan saya. Itulah yang saya lakukan di Azerbaijan. Saya memblokir semua hal lain dan sekarang saya melakukannya dalam hidup saya,” lanjutnya.

"Di Baku saya tahu ada tiga pemnbalap yang sangat kompetitif dengan mobil lebih cepat daripada saya yang mengejar saya di tempat podium itu. Saya tahu mereka akan berada di tangan saya sampai putaran terakhir dan sampai saya melewati garis finis itu. Saya hanya harus mengambilnya di tikungan. Saya harus memastikan bahwa saya berada tepat di puncak permainan saya dan saya tahu saya tidak dapat membuat kesalahan,” tandasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini