Firman Ungkap Kunci Sukses Jadi Pahlawan Tim Thomas Indonesia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 04:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 11 40 1857797 firman-ungkap-kunci-sukses-jadi-pahlawan-tim-thomas-indonesia-cK01vAwLRe.jpg Firman Abdul Kholik (Foto: AFP)

ALOR SETAR – Tunggal putra Indonesia, Firman Abdul Kholik, tampil menjadi pahlawan di semifinal Kualifikasi Piala Thomas 2018 Zona Asia kontra Korea Selatan. Pemain berusia 20 tahun itu berhasil membawa Indonesia tampil ke final setelah memenangi laga penentu kontra Lee Dong Keun dengan skor 22-20, 11-21, dan 22-20 selama 1 jam 24 menit.

Sejatinya harapan Indonesia untuk melaju ke final sedikit menipis kala Korea berhasil mengimbangi perolehan angka menjadi 2-2. Pasalnya, Firman yang diturunkan sebagai tunggal ketiga di partai terakhir kurang diunggulkan ketimbang Lee yang kini duduk di peringkat 38. Sementara Firman berada pada posisi 82 dunia.

Belum lagi pada pertemuan keduanya, Firman harus mengakui keunggulan Lee saat bertanding di Korea Masters 2017. Kala itu, di babak 16 besar, pemain kelahiran Banjar itu menyerah dengan skor 17-21, 23-21, dan 17-21.

Baca juga Tim Thomas Indonesia Secara Dramatis Lolos ke Final Usai Tundukkan Korea Selatan 3-2

Tetapi apa yang terjadi, Firman berhasil membuat keajaiban. Kejutan pertama Firman terjadi di set pembuka, ketika Lee unggul 15-18 dan kemudian 18-20. Tetapi dengan tenang ia membalikkan keadaan dengan keunggulan 22-20.

Begitu pun pada set ketiga. Suasana tegang menjadi-jadi kala Firman tertinggal 14-20 di set penentu. Tak mengenal lelah, pemain bertangan kidal itu mampu mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Seakaa mimpi buruk bagi Lee, Firman berhasil mengunci skor pemain Korea tersebut dan memenangi laga dengan skor akhir 22-20.

Kekecewaan bahkan ditunjukkan Lee yang tampak kesal karena poin terakhir milik Firman lahir dari pukulannya yang dinyatakan fault oleh wasit. Firman pun harus duduk di penyangga net untuk menunggu Lee mau bersalaman. Alhasil hal tersebut membuat Lee sempat diganjar kartu merah, hingga akhirnya keduanya bersalaman.

Baca juga Susunan Pemain Tim Thomas Indonesia vs Korea Selatan di Laga Semifinal

Firman pun mengaku lega dan senang bisa menjadi penentu kemenangan bagi Indonesia. Ia merasa tidak terbebani dan berusaha tampil tenang agar bisa mengamankan tiket final untuk Merah Putih.

“Alhamdulillah pastinya senang sekali bisa menyumbang angka untuk tim. Tadi saya nggak mikir lawan sudah 20 dan saya 14. Pokoknya saya mikir bagaimana dapatkan satu demi satu poin dan usaha banget untuk fokus,” ungkap Firman, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (11/2/2018).

“Saya juga tidak merasa terbebani karena saya termotivasi, di belakang saya banyak senior-senior saya yang selalu ngasih tahu saya soal main dan sebagainya. Tadi juga enggak terlalu tegang, lebih enjoy karena yakin sama diri saya sendiri,” tutupnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini