Image

Indonesia Antisipasi Sistem Keamanan Asian Games 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 12:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 43 1857531 indonesia-antisipasi-sistem-keamanan-asian-games-2018-j36Mpyc0GW.jpg Konferensi pers Test Event Asian Games 2018 di Jakarta (Foto: Deden Rochman Saputro / Okezone)

JAKARTA - Indonesia selaku tuan rumah melakukan langkah antisipasi sistem keamanan Asian Games 2018. Hal itu dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan multievent olahraga empat tahunan itu berjalan lancar lantaran terdapat 45 negara peserta yang hadir pada 18 Agustus-2 September 2018.

"Pihak keamanan Indonesia sudah punya estimasi terhadap kehadiran negara-negara Asia itu. Mana negara yang punya ancaman keamanan yang bisa terjadi di sini meskipun mungkin tidak terjadi di negara mereka," ungkap Wakil Ketua INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam jumpa pers di Jakarta.

Sjafrie menyampaikan sistem keamanan telah berjalan meskipun perwakilan 45 negara peserta belum hadir di Indonesia. Selain itu, pemantauan terhadap sukarelawan Asian Games dari warga negara asing juga diperhatikan panitia.

"Kami juga didukung oleh lebih dari 1.700 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya serta dari Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Kami juga akan melibatkan Kodam III Siliwangi dan Kodam II Sriwijaya pada Agustus nanti," ucap Sjafrie.

Sjafire mengatakan pihak keamanan menggelar simulasi pengamanan penyelengggaraan Asian Games 2018. Selain pencegahan dan pengamanan dengan personil gabungan TNI/Polri, INASGOC juga memanfaatkan kamera pemantau (CCTV) yang tersebar di berbagai arena pertandingan baik dalam kejuaraan uji coba maupun kejuaraan utama Asian Games ke-18 itu.

"Kamera pemantau wajah telah terpasang di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan dapat mendeteksi orang hingga gerakannya. Kamera itu juga bermanfaat untuk memantau kerusakan fasilitas stadion," jelasnya.

Baca juga: Erick Thohir: Panitia Siapkan Alternatif Transportasi Test Event Asian Games 2018

Lebih dari 1000 kamera CCTV tersebar di arena-arena pertandingan Asian Games baik di Jakarta, maupun di Palembang, serta sejumlah arena di Jawa Barat.

"Kamera CCTV itu telah disiapkan oleh pengelola arena pertandingan untuk mengawasi keamanan di lokasi. Kami memantau keamanan dari Ruang Kendali Utama di Kantor INASGOC Jakarta," tutur Sjafrie.

Sjafrie juga meminta kepada peserta serta jurnalis untuk melaporkan kekurangan selama penyelenggaraan kejuaraan test event Asian Games yang digelar pada 8-15 Februari 2018, terutama aspek keamanan.

"Kami sulit menggambarkan ancaman keamanan yang mungkin muncul, tapi kami harus menemukannya. Kami meminta umpan balik demi perbaikan dalam penyelenggaraan pada Agustus nanti," pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini